Saddil Ramdani meminta doa untuk keluarganya setelah rumah sang ayah, La Pantasi, terbakar di Desa Barangka, Kabupaten Muna Barat. Kabar itu diterima pemain Timnas Indonesia tersebut ketika ia sedang menuju Bali untuk bergabung dengan Persib Bandung.
Saddil mengaku belum mengetahui secara rinci keadaan kedua orang tuanya setelah mendapat informasi mengenai kebakaran itu. Ia berharap ayah dan ibunya baik-baik saja di tengah kehilangan rumah beserta seluruh barang di dalamnya.
“Rumah bapak kebakaran, habis semua dalamnya. Tapi saya belum tahu lebih lanjut bapak bagaimana, semoga mereka baik-baik saja,” ujar Saddil melalui situs resmi Persib Bandung. Ia kemudian menyampaikan permintaan doa agar situasi keluarganya segera membaik.
“Saya minta doa dari semua semoga semuanya membaik,” kata Saddil. Pemain yang baru menyelesaikan tugas bersama Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 itu tetap melanjutkan perjalanan untuk agenda latihan bersama klubnya.
Seluruh Isi Rumah Tidak Terselamatkan
Rumah yang terbakar merupakan milik La Pantasi, ayah Saddil, dan berada di Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara. Api menghanguskan bangunan semi permanen berikut perabot rumah tangga serta barang elektronik di dalamnya.
Kerugian material dari peristiwa itu diperkirakan mencapai Rp150 juta. Tidak ada korban jiwa karena La Pantasi dan istrinya sedang pergi ke kampung sebelah ketika kebakaran terjadi.
Keduanya disebut meninggalkan rumah untuk menyaksikan cucunya mengikuti lomba gerak jalan. Rumah dalam keadaan kosong saat api muncul dan kemudian membesar hingga melalap seluruh bangunan.
| Rincian | Informasi |
|---|---|
| Tanggal dan waktu | Jumat, 14 Agustus 2026, sekitar 16.20 Wita |
| Lokasi | Desa Barangka, Kecamatan Barangka, Kabupaten Muna Barat |
| Kondisi bangunan | Semi permanen, beratap seng, berlantai keramik |
| Estimasi kerugian | Rp150 juta |
Asap Tebal Terlihat dari Arah Timur
Kebakaran berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026, sekitar pukul 16.20 Wita. Api pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Samsuddi yang saat itu berada di sebuah bengkel.
Samsuddi melihat asap hitam tebal dari arah timur dan mendatangi sumber kepulan tersebut. Setibanya di lokasi, ia mengetahui bahwa api berasal dari rumah milik La Pantasi.
Kapolsek Lawa Ipda Jaman mengatakan bangunan rumah itu habis dilalap api. “Bangunan rumah korban merupakan semi permanen beratap seng dan berlantai keramik,” kata Ipda Jaman, dikutip dari detikSulsel.
Bangunan tersebut memiliki luas sekitar 114,5 meter persegi. Atap seng dan lantai keramik menjadi bagian dari kondisi fisik rumah sebelum seluruh bangunan terbakar.
Belum ada keterangan mengenai penyebab kebakaran dalam informasi yang tersedia. Penanganan awal berfokus pada dampak kebakaran, kondisi pemilik rumah, serta besaran kerugian material.
Persib Menatap Sejumlah Kompetisi
Di tengah musibah yang dialami keluarganya, Saddil juga meminta dukungan bagi Persib Bandung. Klub tersebut sedang mempersiapkan diri menghadapi Liga 1 serta kompetisi AFC dan ASEAN Club Championship.
“Minta doanya juga untuk Saddil dan tim yang sedang persiapan menatap Liga 1 juga kompetisi AFC dan ACC,” ujar Saddil. Kebakaran di rumah keluarganya terjadi ketika ia bersiap kembali menjalani aktivitas bersama Persib Bandung.






