Rivalitas Merseyside Mengadang Liverpool, Everton Patok Ndiaye 75 Juta Poundsterling

Rivalitas Merseyside berpotensi menjadi penghalang utama Liverpool dalam mengejar Iliman Ndiaye. Everton diyakini tidak akan mudah melepas salah satu pemain pentingnya kepada rival sekota, terlebih dengan banderol sekitar 75 juta poundsterling.

Nilai tersebut dapat membuat langkah Liverpool lebih rumit dibandingkan ketika bernegosiasi dengan klub lain. Everton masih memegang kendali penuh karena belum ada pembicaraan resmi yang mengarah pada kesepakatan transfer.

Liverpool memang disebut sudah membuka komunikasi dalam perburuan Ndiaye. Namun, kontak itu baru berlangsung dengan perwakilan pemain asal Senegal tersebut, bukan dengan pihak Everton.

Minat Belum Berubah Menjadi Negosiasi

Tahap awal pendekatan itu menunjukkan Liverpool masih mengumpulkan kemungkinan sebelum mengambil langkah lebih jauh. Belum ada indikasi bahwa Everton bersedia membuka pembicaraan mengenai penjualan pemain berusia 26 tahun tersebut.

Posisi Everton menjadi semakin kuat karena Ndiaye dinilai memiliki peran besar di skuad. Harga 75 juta poundsterling mencerminkan pentingnya sang pemain sekaligus menjadi penanda bahwa Liverpool harus menyiapkan biaya besar.

KlubPosisi TerkiniFaktor Penting
LiverpoolMenjalin komunikasiBelum berbicara resmi dengan Everton
ArsenalMengawasi perkembanganPernah menjadi alternatif Vinicius Junior
Manchester UnitedMengawasi perkembanganDikaitkan dengan minat terhadap Ndiaye

Profil yang Dibutuhkan Liverpool

Ndiaye menawarkan pengalaman tampil di Premier League, sebuah aspek yang membuatnya relevan bagi Liverpool. Ia juga disebut memiliki kecepatan, kualitas individu, dan kemampuan bermain di sejumlah posisi.

Kemampuan tersebut dapat memperluas pilihan Liverpool ketika menyusun lini serang. Meski demikian, profil Ndiaye berbeda dari Bradley Barcola yang saat ini masih dipandang sebagai target utama.

Barcola dari Paris Saint-Germain disebut diproyeksikan Liverpool sebagai opsi untuk menggantikan Mohamed Salah. Akan tetapi, pembicaraan mengenai pemain itu dilaporkan berlangsung lebih lambat daripada yang diharapkan.

Kondisi itu menjelaskan alasan Liverpool tidak hanya menunggu kepastian dari PSG. Pendekatan kepada Ndiaye memberi klub alternatif apabila rencana mendatangkan Barcola tidak bergerak sesuai harapan.

Persaingan Dapat Meningkat

Arsenal juga mengikuti situasi Ndiaye karena pernah mempertimbangkannya sebagai pilihan alternatif bila gagal mendapatkan Vinicius Junior. Manchester United turut disebut memantau pemain Everton itu.

Minat dari sejumlah klub dapat memperbesar persaingan apabila Everton membuka ruang negosiasi. Namun, belum ada pembicaraan resmi antara Liverpool dan Everton yang menunjukkan transfer ini telah memasuki tahap serius.

Menurut Liputan6.com, Ndiaye telah menolak kesempatan bergabung dengan Al-Hilal. Keputusan itu dikaitkan dengan keinginannya untuk tetap berkarier di level tertinggi dan terbuka pada tantangan baru di Eropa.

Liverpool juga diperkirakan kecil kemungkinan merekrut Ndiaye dan Barcola secara bersamaan. Pertimbangan biaya akan menentukan target mana yang akhirnya diprioritaskan dalam penguatan lini depan.

Baca Juga