Dari Bandung ke 110 Negara, RIFTSTORM Menantang Pasar Game Global Lewat Steam

RIFTSTORM telah menarik 22.000 partisipan dari 110 negara dalam Public Pre-Alpha kedua, dengan total waktu bermain melebihi 22.000 jam. Capaian itu menjadi modal sebelum game aksi kooperatif multiplayer tersebut dibuka secara global melalui Steam Early Access pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Peluncuran ini menandai hasil pengembangan hampir lima tahun oleh Confiction Labs dan Agate. Proyek tersebut melibatkan lebih dari 120 talenta Indonesia, termasuk pengembang di Bandung dan profesional diaspora yang berpengalaman di industri internasional.

Early Access Bukan Garis Akhir

Steam Early Access menjadi tahap pengujian yang lebih luas, bukan versi akhir yang tidak akan berubah. Confiction Labs dan Agate berencana menggunakan masukan komunitas internasional untuk memperbaiki permainan menjelang perilisan versi penuhnya.

Pembaruan berkala direncanakan selama periode tersebut untuk memperluas konten permainan. Karakter, senjata, tipe musuh, serta variasi misi masuk dalam elemen yang akan ditambah atau disempurnakan berdasarkan respons pemain.

RIFTSTORM menempatkan pemain dalam pertarungan melawan ancaman supranatural melalui mode kooperatif. Karakter, persenjataan, dan kemampuan khusus dapat dipadukan untuk membuka pilihan strategi ketika pemain bekerja sama.

Permainan ini dirancang agar mudah dipelajari oleh pemain baru. Pengembang juga menyiapkan sistem progresi yang lebih dalam untuk pemain yang menginginkan tantangan lebih lanjut.

Perjalanan Pengujian di Steam

Performa selama sejumlah pengujian publik menunjukkan ketertarikan pemain yang terus berkembang. Tahapan tersebut berlangsung sebelum RIFTSTORM tersedia bagi komunitas global melalui Early Access.

Tahap PengujianJumlah PemainHasil Utama
Public Pre-Alpha pertamaLebih dari 5.000 pesertaRata-rata sesi bermain 1 jam 39 menit
Public Pre-Alpha kedua22.000 partisipan dari 110 negaraLebih dari 22.000 jam waktu bermain
Public Alpha, Oktober 2024Posisi pertama Global Trending Free Steam selama 3 hari
Steam Next Fest, Juni 20252.600 pemain demoMasuk 50 demo paling ramai dimainkan

Public Pre-Alpha pertama diikuti lebih dari 5.000 peserta dengan rata-rata durasi sesi bermain 1 jam 39 menit. Pada tahap kedua, jangkauan pengujian meningkat hingga mencakup pemain dari 110 negara.

RIFTSTORM juga sempat memimpin daftar Global Trending Free Steam selama tiga hari berturut-turut pada Public Alpha Oktober 2024. Demo game tersebut kemudian masuk kelompok 50 demo paling ramai dimainkan dalam Steam Next Fest Juni 2025 dengan 2.600 pemain demo.

Pengalaman Global dalam Produksi Lokal

Anggota tim RIFTSTORM mencakup profesional diaspora Indonesia yang pernah bekerja pada waralaba Dynasty Warriors, Magic: The Gathering, Warhammer, Yu-Gi-Oh!, dan SMITE. Kehadiran mereka mempertemukan pengalaman produksi berstandar global dengan kapasitas kreatif talenta lokal.

Tim harus menghadapi berbagai tantangan dalam proses pengembangan, mulai dari persoalan teknis dan keterbatasan sumber daya hingga perubahan tren audiens. Mereka juga perlu menyaring ratusan gagasan terkait sistem permainan agar sesuai dengan arah produksi.

CEO Agate, Shieny Aprilia, mengatakan proyek ini membuka kesempatan untuk menyatukan pengembang berbakat di Bandung dengan profesional diaspora Indonesia di berbagai negara. “Memberi ruang bagi talenta Indonesia untuk berkarya, berkembang, dan membawa hasil pekerjaannya ke pasar global telah menjadi bagian dari misi Agate sejak 17 tahun lalu,” ujar Shieny.

Creative Director Confiction Labs, Fandry Indrayadi, menyebut masa Early Access sebagai proses belajar yang terus berlanjut. “Ini adalah kesempatan untuk terus belajar, mendengarkan pemain, dan membangun RIFTSTORM menjadi lebih baik bersama-sama,” tuturnya.

Peluang di Pasar yang Kompetitif

Newzoo melalui Global Games Market Report 2025 memproyeksikan pendapatan industri permainan video dunia dapat mencapai 188,8 miliar dolar Amerika Serikat. Skala pasar tersebut menciptakan persaingan yang ketat, sekaligus membuka ruang bagi karya dari pengembang Indonesia untuk mencari pemain baru.

Menurut perkiraan Asosiasi Game Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Digital, pasar game nasional bernilai Rp30 triliun pada 2025. Meski Indonesia merupakan pasar besar di Asia Tenggara dan berada di peringkat ke-15 global, pengembang lokal baru memperoleh sekitar 2,5 persen dari total perputaran ekonomi tersebut.

Perjalanan RIFTSTORM di Steam akan menjadi salah satu upaya untuk memperluas peran pengembang Indonesia dalam pasar internasional. Keberlanjutan pembaruan dan kemampuan merespons komunitas akan menentukan perkembangan game ini selama masa Early Access.

Baca Juga