Kaca Mobil Pecah di Menteng, Puing Flare Latihan TNI AU Jadi Penyebabnya

Kaca depan sebuah mobil warga pecah saat kendaraan itu terparkir di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Pemeriksaan kemudian memastikan kerusakan tersebut dipicu puing flare dari latihan pesawat tempur TNI Angkatan Udara.

TNI AU menyatakan bertanggung jawab penuh atas perbaikan kendaraan terdampak. Biaya perbaikan akan ditanggung sampai mobil kembali dalam kondisi baik.

Insiden berlangsung di depan Hotel Ashley, Jalan H Agus Salim, kawasan Sabang. Mobil itu terkena benda asing yang jatuh pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Kejadian tersebut terekam dalam video dan menyebar di media sosial. Perhatian publik mengarah pada asal material yang mampu merusak kaca depan kendaraan warga.

Pengecekan Menetapkan Asal Material

TNI AU melakukan penelusuran internal untuk mengidentifikasi benda yang mengenai mobil. Langkah itu ditempuh sebelum institusi menyampaikan keterangan resmi mengenai kejadian di Menteng.

Setelah pengecekan lokasi dilakukan, material itu dikonfirmasi sebagai puing flare jet tempur. Flare tersebut jatuh ketika pesawat tempur TNI AU menjalani geladi kotor demo udara.

Kegiatan latihan itu merupakan bagian dari persiapan menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Material dari aktivitas tersebut kemudian mengenai kendaraan warga yang sedang berhenti di tepi jalan.

TNI AU Sampaikan Permohonan Maaf

Kadispenau Marsma TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan permohonan maaf atas dampak insiden tersebut. Ia mengatakan TNI AU memahami ketidaknyamanan yang dialami pemilik kendaraan.

“TNI Angkatan Udara menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang mengakibatkan kerusakan pada kaca kendaraan milik warga saat pelaksanaan geladi kotor demo udara dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Nyoman.

Menurut Nyoman, penanganan tidak berhenti setelah kondisi mobil diperiksa di lokasi. TNI AU akan mendampingi proses perbaikan bersama pemilik kendaraan hingga hasilnya dinyatakan baik.

“Proses perbaikan akan diselesaikan secara langsung bersama pemilik kendaraan hingga kendaraan kembali dalam kondisi baik,” pungkas Nyoman. Pernyataan itu menjadi kepastian bagi pemilik mobil terkait biaya pemulihan kerusakan kaca.

Koordinasi dengan Pemilik dan Kepolisian

Sebelum hasil pemeriksaan keluar, TNI AU telah membuka kemungkinan koordinasi dengan pemilik mobil apabila aktivitas latihan terbukti berkaitan dengan kerusakan. Kepastian itu diperoleh setelah pemeriksaan mengarah pada material pesawat tempur.

Kepolisian juga melakukan koordinasi dengan TNI AU untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Kapolsek Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menyebut pertemuan dengan pemilik atau pengemudi kendaraan akan dilakukan.

“Sudah ditindaklanjuti oleh pihak TNI AU. Informasinya akan dilakukan pertemuan hari ini dengan pihak pemilik atau pengemudi mobil,” ujar Braiel pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Penanganan insiden ini difokuskan pada perbaikan mobil warga yang terdampak. TNI AU memastikan tanggung jawabnya mencakup pemulihan kendaraan, bukan hanya penjelasan mengenai asal puing yang jatuh.

Baca Juga