Phillip Island Akan Ditinggalkan, Proyek Adelaide Diuji Isu Keselamatan

GP Australia bersiap meninggalkan Phillip Island, sirkuit permanen yang selama ini menjadi rumah balapan tersebut. Peralihan ke Adelaide pada akhir 2027 langsung memunculkan pertanyaan mengenai keamanan trek kota untuk MotoGP.

Phillip Island dijadwalkan menjadi tuan rumah balapan Australia untuk terakhir kalinya pada tahun ini. Adelaide kemudian akan mengambil peran itu melalui proyek lintasan perkotaan yang rutenya masih belum diumumkan.

LokasiKarakter LintasanStatus GP Australia
Phillip IslandSirkuit permanenMenggelar balapan untuk terakhir kali tahun ini
AdelaideSirkuit kotaDijadwalkan menjadi tuan rumah pada akhir 2027

Stoner Soroti Beda Karakter Trek

Casey Stoner memandang perpindahan ini dengan keraguan, khususnya dari sisi keselamatan. Mantan pebalap Australia itu menilai sirkuit kota tidak dapat menyediakan perlindungan yang sama seperti trek permanen.

Penilaian Stoner berangkat dari perbedaan fungsi kedua jenis lintasan tersebut. Sirkuit permanen dirancang khusus untuk balapan, sedangkan trek kota harus dibangun dalam ruang kawasan perkotaan.

Rute Adelaide belum diperkenalkan kepada publik sehingga detail desainnya belum dapat dinilai. Pengumuman lintasan dalam waktu dekat akan menjadi bagian penting dalam menjawab kekhawatiran terhadap proyek tersebut.

MotoGP Menolak Mengompromikan Keamanan

Carlos Ezpeleta menegaskan keselamatan menjadi batas mutlak dalam perancangan Sirkuit Adelaide. Ia menyebut proyek itu sebagai salah satu pekerjaan paling ambisius yang pernah ditangani MotoGP.

“Mungkin ini adalah proyek paling ambisius yang pernah kami tangani. Proyek ini benar-benar akan menandai dimulainya era baru di MotoGP,” kata Ezpeleta.

Kepada Motorsport yang dikutip oto.detik.com, Ezpeleta menekankan bahwa keamanan tidak akan dikorbankan demi pelaksanaan proyek. “Dari sudut pandang keselamatan, yang tentunya tidak bisa ditawar-tawar, sirkuit ini akan aman,” tegasnya.

Butuh Ruang Sangat Luas

Menurut Ezpeleta, kemajuan perangkat dan metode analisis memberi MotoGP dasar yang lebih baik dalam merancang lintasan dibandingkan 15 hingga 20 tahun lalu. Perencanaan desain trek dan jalur evakuasi kini dapat diperhitungkan secara lebih matang.

Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan Adelaide tidak berarti semua kota dapat membangun sirkuit MotoGP. Faktor ketersediaan ruang yang luas tetap menjadi kebutuhan utama untuk memenuhi tuntutan lintasan balap.

“Kadang orang membaca judul berita dan mengira bisa membangun sirkuit di kota mana pun, padahal kenyataannya tidak demikian,” ujar Ezpeleta. Ia menambahkan bahwa proyek seperti ini membutuhkan area yang sangat besar.

Adelaide dipandang bukan hanya sebagai pengganti Phillip Island dalam kalender balap. Proyek tersebut juga berpotensi menjadi acuan bagi kota lain yang ingin melihat apakah sirkuit perkotaan dapat memenuhi tuntutan keselamatan MotoGP.

Minat dari kota lain disebut sudah ada untuk memantau perkembangan Adelaide. Meski demikian, kelayakan proyek baru dapat dinilai lebih jauh setelah konfigurasi lintasan dan unsur pendukungnya diperkenalkan.

Baca Juga