Parma Bangkit Menyamakan Seri, San Marino Pegang Momentum Atas Bologna

Parma menghidupkan kembali persaingan semifinal setelah menang dramatis 4-3 atas Macerata pada pertandingan kedua. Hasil itu membalas kekalahan 4-8 pada laga pertama dan membuat kedudukan seri berubah menjadi 1-1.

Kebangkitan Parma terjadi saat tekanan untuk menyamakan kedudukan semakin besar. Garcia memberi pukulan penting melalui home run dua angka, sedangkan Scotti dan Rivera memastikan keunggulan tipis itu tidak lepas hingga pertandingan berakhir.

Scotti tampil dominan dari mound dengan melempar 6,1 inning tanpa kebobolan poin. Awal penampilannya tidak sepenuhnya mulus, tetapi ia kemudian membantu Parma mengendalikan jalannya pertandingan.

Macerata tetap berusaha mengejar pada bagian akhir laga dan membuat Parma harus bertahan dalam situasi ketat. Rivera kemudian menuntaskan pertandingan dengan baik untuk mengamankan kemenangan yang sangat dibutuhkan timnya.

Dua semifinal memasuki persaingan berbeda

SemifinalHasil Laga TerkiniStatus Seri
San Marino vs BolognaSan Marino menang 6-5San Marino memimpin dengan 2 kemenangan beruntun
Parma vs MacerataParma menang 4-3Imbang 1-1

Berbeda dari duel Parma dan Macerata yang kembali seimbang, San Marino telah mengumpulkan dua kemenangan beruntun atas Bologna. Kemenangan 6-5 pada laga kedua membuat juara bertahan itu memiliki momentum kuat menuju pertemuan berikutnya.

Laga San Marino melawan Bologna berlangsung ketat hingga akhir. San Marino mampu menciptakan keunggulan lebih awal, lalu mempertahankannya ketika Bologna meningkatkan serangan pada fase penutup.

Pieternella tampil sebagai salah satu pembeda dengan dua hit dan tiga RBI. Ia juga mencatatkan home run keempatnya musim ini, yang membantu San Marino memegang kendali sejak inning pertama.

Giulianelli turut memberi sumbangan besar dalam kemenangan tersebut saat menjalani debut sebagai penutup pertandingan. Ia mampu menahan laju serangan Bologna pada inning terakhir ketika hasil laga masih berada dalam situasi genting.

Ambisi Bologna membalas musim lalu

Bologna memasuki semifinal dengan misi memperbaiki hasil pertemuan melawan San Marino pada musim sebelumnya. Fabio Betto selaku manajer Unipol Bologna menyebut timnya telah mempersiapkan diri menghadapi lawan berstatus juara bertahan.

“Setelah kuartal melawan Grosseto, kami menghadapi semifinal yang sama seperti 2025 melawan San Marino. Harapan kami adalah hasil yang berbeda. Kami menyiapkan tim dengan baik dan mencoba menghadapi pertandingan dengan fokus tapi tidak berlebihan,” ujar Betto.

Menurut Betto, Bologna harus memaksimalkan pitching dan pertahanan untuk meredam serangan San Marino. Timnya juga ingin memberi respons terhadap setiap tekanan agar kesempatan memperpanjang seri tetap terbuka.

Pertandingan ketiga pada dua semifinal dijadwalkan berlangsung pada 18 Agustus 2026, menurut laporan FibS dan media olahraga Italia pada 15-16 Agustus 2026. San Marino akan kembali melawan Bologna, sementara Parma kembali menghadapi Macerata.

Jadwal tersebut menempatkan Parma dalam posisi untuk melanjutkan kebangkitannya setelah menyamakan seri. Di sisi lain, Bologna membutuhkan respons cepat agar keunggulan San Marino tidak semakin sulit dikejar.

Baca Juga