Palmeiras dua kali berada di posisi unggul di Maracanã, tetapi Fluminense menolak menyerah dan menang 3-2 pada Sabtu (15/8/2026). German Cano menjadi penentu setelah mencetak gol pada masa tambahan waktu.
Hasil pekan ke-23 Campeonato Brasileiro itu memperlihatkan respons cepat Fluminense pada momen-momen krusial. Setelah Mauricio membawa Palmeiras unggul pada menit ke-81, tuan rumah menyamakan skor dua menit kemudian sebelum Cano memastikan kemenangan.
Balasan Cepat Mengubah Laga
Gol Mauricio sempat membuat Palmeiras mendekat pada kemenangan tandang. Fluminense segera membalas ketika bola yang membentur tiang jatuh ke arah Kevin Serna, lalu diselesaikannya menjadi gol pada menit ke-83.
Skor 2-2 bertahan hingga laga memasuki masa tambahan waktu. Martinelli memberikan umpan sundulan yang diselesaikan Cano untuk membawa Fluminense memimpin untuk pertama kalinya dalam pertandingan itu.
Cano masuk pada menit ke-69 saat kedudukan masih 1-1. Penyerang tersebut menilai kemenangan itu mencerminkan daya juang tim hingga akhir pertandingan.
"Tim menunjukkan karakter pejuang yang selalu kami miliki, kami berjuang sampai akhir dan itu yang membuat kami meraih kemenangan berharga ini," kata Cano. Ia juga mengapresiasi dukungan suporter Fluminense dalam laga kandang tersebut.
Palmeiras Membuka Keunggulan
Tim tamu memulai pertandingan dengan baik melalui gol sundulan Gustavo Gómez pada menit kesembilan. Fluminense baru bisa menyamakan kedudukan menjelang jeda melalui gol kepala Hulk pada menit ke-42.
Hulk mencetak gol setelah menerima umpan dari Canobbio. Kedudukan 1-1 kemudian bertahan cukup lama sebelum rangkaian gol pada akhir pertandingan mengubah hasil akhir.
| Menit | Pencetak Gol | Tim | Skor |
|---|---|---|---|
| 9 | Gustavo Gómez | Palmeiras | 0-1 |
| 42 | Hulk | Fluminense | 1-1 |
| 81 | Mauricio | Palmeiras | 1-2 |
| 83 | Kevin Serna | Fluminense | 2-2 |
| Masa tambahan waktu | German Cano | Fluminense | 3-2 |
Insiden Tangan dan Ejekan untuk Arias
Abel Ferreira menanggapi insiden bola yang mengenai tangan Giay, yang tidak menghasilkan penalti setelah keputusan wasit Anderson Daronco dan VAR. Pelatih Palmeiras itu mengatakan belum menyaksikan ulang kejadian tersebut.
Menurut Abel, wasit menjelaskan bola lebih dahulu mengenai kepala sebelum menyentuh tangan Giay. "Saya belum menonton ulang insiden itu, tapi wasit mengatakan bola mengenai kepala terlebih dahulu sebelum menyentuh tangan, jadi itu bukan penalti," ujar Abel Ferreira.
Jhon Arias juga menjadi perhatian pendukung tuan rumah karena kini berseragam Palmeiras setelah sebelumnya bermain untuk Fluminense. Arias mendapat ejekan, tetapi menyatakan tetap menghormati mantan klubnya tersebut.
Perjalanan Berlanjut
Fluminense dan Palmeiras akan kembali tampil di Copa Libertadores setelah pertandingan di Rio de Janeiro. Agenda kedua klub berlangsung di luar Brasil pada pertengahan pekan berikutnya.
| Tim | Lawan | Lokasi | Jadwal |
|---|---|---|---|
| Fluminense | Independiente Rivadavia | Argentina | Selasa (18/8) |
| Palmeiras | Cerro Porteño | Paraguay | Rabu (19/8) |
Fluminense dijadwalkan menghadapi Independiente Rivadavia di Argentina pada Selasa (18/8). Palmeiras akan bertandang ke Paraguay untuk menghadapi Cerro Porteño pada Rabu (19/8).






