Kemenangan 1-0 atas Padova memberi Udinese lebih dari sekadar hasil positif pada laga pembuka musim. Hasil itu membawa mereka ke babak 16 besar Coppa Italia, kompetisi yang dipandang sebagai jalan lebih cepat menuju Eropa.
Davis menjadi tokoh penentu di Bluenergy Stadium lewat gol pada menit ke-35. Ia memanfaatkan umpan Solet untuk mencetak gol yang tidak mampu dibalas Padova hingga pertandingan selesai.
Udinese kini belum mengetahui lawan berikutnya dalam perjalanan piala mereka. Venezia atau Modena akan menjadi penantang berikutnya setelah salah satu dari kedua tim itu memenangkan pertandingan.
Target Ganda Udinese
Kosta Runjaic menempatkan Coppa Italia sebagai bagian penting dari sasaran tim pada musim ini. Pelatih asal Jerman itu menyebut Udinese ingin bersaing baik di liga maupun di turnamen piala.
“Coppa Italia sangat penting bagi kami dan merupakan jalan tercepat untuk menuju Eropa. Kami berjuang untuk dua gelar musim ini, kompetisi liga dan piala, dan jalur di piala lebih singkat karena struktur kompetisi di Italia berbeda,” ujar Runjaic.
Pernyataan tersebut menjelaskan mengapa kemenangan atas Padova memiliki nilai strategis bagi Udinese. Dengan hanya satu gol, mereka tetap mampu melewati pertandingan yang tidak berlangsung mudah bagi tim favorit.
Pada awal laga, permainan cenderung berjalan dengan tempo lambat. Udinese lalu mengambil kendali penguasaan bola secara bertahap dan menciptakan sejumlah peluang sebelum Davis membuka skor.
| Tim | Formasi | Hasil |
|---|---|---|
| Udinese | 3-4-2-1 | Menang 1-0 |
| Padova | 3-5-2 | Kalah 0-1 |
Susunan taktik memperlihatkan perbedaan cara kedua tim menyerang. Udinese mengandalkan satu penyerang dalam formasi 3-4-2-1, sedangkan Padova menempatkan dua pemain di lini depan melalui formasi 3-5-2.
Padova Meningkatkan Tekanan
Padova berusaha mengubah situasi pada babak kedua dengan memberikan tekanan kepada pertahanan tuan rumah. Namun, mereka tidak mampu menemukan penyelesaian yang menghasilkan gol penyama kedudukan.
Udinese pun mempertahankan keunggulan tipis yang diperoleh sejak babak pertama. Kemenangan tersebut menjadi awal kompetitif yang positif setelah masa persiapan menjelang musim baru.
Maduka Okoye tampil menjaga gawang Udinese setelah sebelumnya mengalami cedera bahu selama tiga minggu terakhir masa persiapan. Kesiapan Okoye menambah pilihan penting bagi Runjaic di posisi penjaga gawang.
Unai Gomez juga telah tersedia untuk dimainkan, sedangkan Goglichidze masih dievaluasi setelah mendapat benturan ringan saat latihan. Selain Chakvetadze dan Zanoli, Runjaic menyebut para pemain lain siap bertanding.
“Okoye sudah tersedia, begitu juga Unai Gomez, sementara Goglichidze mendapat benturan ringan dalam latihan dan sedang kami evaluasi untuk dimainkan di Coppa. Selain Chakvetadze dan Zanoli, semua pemain lain siap bertanding,” kata Runjaic.
Waspadai Kejutan Piala
Meski berstatus favorit atas Padova, Runjaic tidak melihat perjalanan di Coppa Italia sebagai tugas ringan. Ia mengingatkan bahwa karakter kompetisi piala selalu membuka kemungkinan kejutan.
“Kami adalah favorit, tetapi Coppa Italia selalu bisa menghadirkan kejutan. Kami serius menghadapi semua lawan dan sudah mempersiapkan diri seperti biasa,” ujar Runjaic.
Pesan itu menjadi dasar sikap Udinese saat menunggu hasil duel Venezia dan Modena. Davis telah memberi mereka kemenangan awal, tetapi tantangan untuk melangkah lebih jauh di piala masih terbuka lebar.






