Kekalahan 0-2 dari Coventry Menguji Koordinasi AS Monaco dan Eric Dier

Kekalahan 0-2 dari Coventry City menguji kesiapan AS Monaco menjelang laga kualifikasi Ligue Conférence. Tim asuhan Filipe Luis kebobolan dua kali sebelum jeda melalui pola serangan yang serupa.

Eric Dier menjadi salah satu titik perhatian dari pertandingan pramusim tersebut. Ia terlambat mengawal pergerakan lawan dan kalah adu lari dalam dua situasi yang berujung gol bagi Coventry.

Situasi itu membuat masalah pertahanan Monaco terlihat lebih menonjol daripada sekadar hasil uji coba. Dengan pertandingan kompetitif yang semakin dekat, koordinasi antarpemain belakang menjadi aspek yang harus diperbaiki.

Coventry Efektif Memanfaatkan Peluang

Coventry membuka skor melalui Ellis Simms pada menit ke-12. Loum Tchaouna memperbesar keunggulan tuan rumah pada menit ke-32.

PemainGolMenit
Ellis Simms112
Loum Tchaouna132

Dua gol tersebut terjadi sebelum Monaco sempat menemukan respons yang efektif. Coventry memanfaatkan kelengahan pengawalan di area pertahanan tim tamu untuk membangun keunggulan.

Filipe Luis menurunkan formasi 4-4-2 dalam laga itu. Formasi tersebut belum mampu menghentikan efektivitas permainan tuan rumah ketika menyerang pertahanan Monaco.

Serangan Monaco Belum Menjawab

Monaco juga kesulitan menciptakan peluang bersih untuk mengubah jalannya pertandingan. Stanis Idumbo menghasilkan ancaman terbaik pada menit ke-49, tetapi sepakannya melebar dari target.

Setelah peluang tersebut, Monaco tetap tidak mampu mencetak gol. Skor 0-2 bertahan hingga akhir pertandingan dan menegaskan keberhasilan Coventry memaksimalkan peluangnya.

Kondisi skuad Monaco dalam laga ini tidak sepenuhnya ideal. Paul Pogba dan Ansu Fati absen, sedangkan Alexandre Golovine baru memulai pertandingan dari bangku cadangan.

Absennya sejumlah pemain pilar memberi konteks pada susunan tim yang diturunkan. Namun, masalah yang muncul di lini belakang tetap penting karena seluruh gol Coventry tercipta pada babak pertama.

Catatan Pramusim dan Agenda Berikutnya

Sebelum laga di Coventry, Monaco meraih kemenangan atas Saint-Priest, Getafe, dan Liverpool. Rangkaian persiapan mereka juga diwarnai kekalahan dari Sporting Portugal.

Hasil melawan Coventry menjadi kekalahan kedua Monaco pada pramusim. Catatan itu memperlihatkan bahwa hasil persiapan mereka belum sepenuhnya konsisten.

Monaco kini akan menghadapi Gornik Zabrze dari Polandia pada leg pertama kualifikasi Ligue Conférence, Kamis mendatang. Pertandingan itu memberi ujian yang lebih langsung terhadap kemampuan tim menerapkan perbaikan.

Performa Eric Dier bersama lini belakang Monaco akan kembali menjadi perhatian. Mereka perlu merapatkan pengawalan dan mempercepat respons agar tidak kembali dihukum melalui pola serangan yang sama.

Baca Juga