Kartu merah Kiko Femenia pada menit ke-42 menjadi titik balik kekalahan Getafe dari Alaves di laga pembuka LaLiga 2026-27. Bermain dengan 10 orang, tim tamu akhirnya tumbang 0-3 di Estadio de Mendizorroza pada Sabtu, 15 Agustus 2026.
Alaves memanfaatkan keunggulan jumlah pemain dengan efektif pada babak kedua. Mariano Diaz memimpin kebangkitan tuan rumah lewat satu gol dan dua assist.
VAR Mengubah Situasi Menjelang Jeda
Femenia mendapat kartu merah langsung setelah wasit meninjau ulang sebuah insiden menggunakan VAR. Tinjauan itu memperlihatkan adanya pelanggaran keras terhadap Abde Rebbach di dekat area penalti.
Getafe sebenarnya mampu menjaga skor tetap imbang pada sebagian besar babak pertama. Namun, kehilangan satu pemain membuat mereka kesulitan meredam serangan Alaves selepas jeda.
Sebelum kartu merah terjadi, tuan rumah telah menciptakan beberapa peluang. Toni Martinez dua kali memperoleh kesempatan, sementara Nahuel Tenaglia mengancam melalui sundulan.
Tekanan Tuan Rumah Tidak Terbendung
Alaves mencatatkan 18 tembakan dengan expected goals atau xG mencapai 1,83. Statistik tersebut menunjukkan dominasi tuan rumah dalam membangun ancaman ke wilayah pertahanan Getafe.
David Soria sempat melakukan penyelamatan saat menghadapi tembakan Denis Suarez. Meski demikian, ia tidak dapat mencegah Alaves mencetak tiga gol dalam pertandingan tersebut.
Gol pembuka datang ketika Tenaglia menyundul umpan silang dari Diaz. Setelah itu, ruang permainan Getafe semakin terbuka dan Alaves lebih leluasa mengendalikan laga.
| Gol Alaves | Pencetak Gol | Peran Mariano Diaz |
|---|---|---|
| 1-0 | Nahuel Tenaglia | Memberi umpan silang |
| 2-0 | Mariano Diaz | Mencetak gol dari jarak jauh |
| 3-0 | Mikel Rodriguez | Memberi assist |
Diaz Mengunci Kemenangan
Diaz sendiri mencetak gol kedua pada masa perpanjangan waktu melalui tembakan melengkung ke sudut atas gawang. Tidak lama setelah itu, ia memberikan assist kepada Mikel Rodriguez yang menyelesaikannya dengan tenang.
Satu gol dan dua assist menjadikan Diaz sebagai tokoh utama kemenangan Alaves. Penampilannya memastikan semua gol tuan rumah lahir dengan keterlibatan langsungnya.
Gol itu juga membawa Diaz ke catatan penting di LaLiga. Ia kini menjadi pencetak gol terbanyak asal Republik Dominika sejak musim 1998-99 dengan koleksi delapan gol.
Raihan tersebut melewati rekor Junior Firpo yang sebelumnya mengemas tujuh gol. Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang persoalan disiplin Getafe yang telah menerima 34 kartu merah dalam lima musim terakhir di lima liga top Eropa.






