Julian Alvarez Ingin Pergi, Atletico Madrid Justru Mengunci Pintu untuk Rival

Julian Alvarez dilaporkan kembali menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan Atletico Madrid dalam pertemuan pribadi dengan Diego Simeone. Namun, keinginan itu berhadapan dengan keputusan klub yang tidak akan menjual sang penyerang kepada rival.

Atletico bahkan disebut tetap menolak kemungkinan transfer apabila menerima tawaran hingga 200 juta euro. Posisi keras tersebut menunjukkan bahwa masa depan Alvarez kini lebih ditentukan oleh kebijakan klub daripada minat para peminatnya.

Pertemuan dengan Simeone

ESPN melaporkan Alvarez bertemu Simeone pada Rabu untuk membahas kembali niatnya hengkang dari Atletico. Sebelumnya, pemain Argentina itu juga telah mengutarakan keinginan serupa ketika membela negaranya pada Piala Dunia 2026.

Simeone disebut mendukung penuh keputusan manajemen untuk mempertahankan Alvarez. Pelatih Atletico masih menganggap pemain berusia 26 tahun tersebut sebagai bagian penting dari rencana tim musim mendatang.

Keadaan ini menempatkan Atletico pada tugas yang tidak mudah karena harus menjaga komunikasi dengan pemain. Klub juga perlu memastikan persoalan transfer tidak mengganggu suasana di Stadion Metropolitano.

Bukan Sekadar Menolak Barcelona

Barcelona terus memantau Alvarez sebagai calon pengganti Robert Lewandowski dan Ferran Torres yang dilaporkan mendekati Paris Saint-Germain. Klub Catalan itu pernah menawarkan 100 juta euro, tetapi proposal tersebut langsung ditolak Atletico.

Real Madrid juga sempat mencoba mendatangkan Alvarez dengan tawaran 150 juta euro. Upaya rival sekota itu tidak menghasilkan perubahan karena Atletico tetap menutup pintu negosiasi.

KlubTawaran untuk AlvarezSikap Atletico Madrid
Barcelona100 juta euroDitolak
Real Madrid150 juta euroDitolak

Cadena SER melalui Carrusel Deportivo menyebut perhatian utama Atletico bukanlah Barcelona. Klub lebih mengkhawatirkan dampak ketegangan berkepanjangan terhadap perjalanan Alvarez sepanjang musim.

“Kekhawatiran utama Atletico Madrid bukanlah Barcelona,” tulis laporan tersebut. “Kekhawatiran utama Atletico adalah musim yang akan dijalani Julian, dan apakah semua ini akan memengaruhinya sepanjang tahun.”

Performa Menjadi Perhatian Utama

Atletico membutuhkan Alvarez dalam kondisi terbaik saat menghadapi musim baru La Liga. Laga pembuka melawan Málaga pada 19 Agustus 2026 menjadi ujian awal bagi stabilitas skuad.

Musim lalu, Alvarez membukukan 20 gol dari 49 pertandingan bersama Atletico. Ia juga hanya mencetak satu gol saat membela Argentina di Piala Dunia 2026.

Data tersebut membuat Atletico ingin membantu pemainnya membalikkan keadaan di lapangan. Klub tampaknya menilai penjualan tidak akan menyelesaikan persoalan, terutama ketika mereka masih memerlukan kontribusinya.

Alvarez direkrut pada 2024 dan menandatangani kontrak berdurasi enam tahun bersama Atletico. Kontrak tersebut memiliki klausa pelepasan 500 juta euro, sebuah angka yang menggarisbawahi nilai sang pemain bagi klub.

Keputusan akhir Atletico belum menghilangkan ketegangan yang muncul akibat keinginan Alvarez untuk pergi. Hubungan pemain dengan Simeone, manajemen, dan pendukung akan terus menjadi perhatian selama pintu transfer masih tertutup.

Baca Juga