Joe Rogan Bayangkan Sabuk Welter Kosong, Makhachev Bisa Pensiun usai Lawan Garry

Joe Rogan membayangkan kelas welter UFC dapat segera memiliki juara baru apabila Islam Makhachev memutuskan pensiun setelah UFC 330. Prediksi itu muncul karena Makhachev akan mempertahankan sabuknya melawan Ian Machado Garry dalam laga yang dapat menentukan masa depan divisi.

Rogan secara khusus menyebut kemungkinan Michael Morales dan Carlos Prates bertarung untuk gelar juara sejati. Skenario tersebut hanya dapat terjadi bila Makhachev meninggalkan sabuk welter setelah pertarungannya di Philadelphia.

Sabuk Welter Berpotensi Tanpa Pemegang

Menurut Rogan, Makhachev telah mencapai titik yang memungkinkan dirinya mengakhiri perjalanan di MMA. Juara asal Dagestan itu pernah bertarung di kelas ringan dan kelas welter, serta meraih gelar dunia di kedua divisi tersebut.

“Makhachev mungkin akan pensiun,” ujar Rogan dalam pernyataan yang dikutip MMAFighting. Ia menilai pencapaian itu dapat mendorong Makhachev memilih berhenti saat masih berada di posisi tertinggi.

Rogan menyebut pensiun setelah kemenangan submission atas Garry sebagai salah satu gambaran yang mungkin terjadi. Dalam skenario itu, Makhachev dapat mengikuti langkah Khabib Nurmagomedov untuk beralih menjadi pelatih.

“Jika dia mengalahkan Ian, jika dia menang lewat submission lalu berkata saya rasa cukup sampai di sini, saya akan mengikuti jejak Khabib dan beralih menjadi pelatih,” ucap Rogan. Makhachev sendiri belum menyatakan rencana pensiun kepada publik.

NamaPosisiRekor yang Disebutkan
Islam MakhachevJuara welter16 kemenangan beruntun sejak Oktober 2015
Ian Machado GarryPenantang17 kemenangan dari 18 laga profesional

UFC 330 Mempertemukan Juara dan Pengejar Gelar

Makhachev dijadwalkan menghadapi Garry pada UFC 330 di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Amerika Serikat, Minggu, 16 Agustus 2026. Pertandingan ini menjadi pertahanan gelar welter bagi Makhachev setelah ia mengalahkan Jack Della Maddalena pada November tahun lalu.

Petarung asal Dagestan itu tiba dengan catatan 16 kemenangan beruntun sejak kekalahan terakhirnya pada Oktober 2015. Rentetan tersebut terbentuk setelah periode dominannya di kelas ringan dan berlanjut saat ia naik ke kelas welter.

Garry datang dengan 17 kemenangan dalam 18 pertarungan profesional. Satu-satunya kekalahan dalam catatan tersebut terjadi saat melawan Shavkat Rakhmonov pada UFC 310 pada Desember 2024.

Setelah kekalahan itu, Garry kembali ke jalur kemenangan dengan menundukkan Carlos Prates dan Belal Muhammad. Hasil tersebut membuatnya kembali menanjak menuju kesempatan menantang pemegang sabuk.

Morales dan Prates dalam Bayangan Rogan

Rogan melihat Michael Morales dan Carlos Prates sebagai dua nama yang dapat masuk dalam perebutan gelar apabila sabuk welter menjadi kosong. Pernyataan itu menunjukkan perubahan besar yang mungkin terjadi di divisi tersebut selepas UFC 330.

“Saya bisa membayangkan hal itu terjadi, dan setelah itu, saya bisa membayangkan Michael Morales dan Carlos Prates bertarung memperebutkan gelar juara sejati,” imbuh Rogan. Namun, seluruh kemungkinan itu masih bergantung pada hasil pertarungan Makhachev melawan Garry dan keputusan sang juara setelahnya.

Baca Juga