UFC 330 tidak dipandang Islam Makhachev sebagai akhir perjalanan, melainkan peluang memperpanjang ambisi besar di UFC. Petarung Rusia itu ingin membukukan 20 kemenangan beruntun dan 20 pertarungan perebutan gelar.
Langkah pertama menuju sasaran tersebut adalah menghadapi Ian Machado Garry dalam duel perebutan sabuk kelas welter. Makhachev akan tampil sebagai juara bertahan saat pertarungan berlangsung di Philadelphia.
Laga UFC 330 dijadwalkan berlangsung di Xfinity Mobile Arena pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Garry datang sebagai penantang dengan catatan 17 kemenangan dan satu kekalahan.
Kesempatan Melewati Anderson Silva
Makhachev saat ini mengoleksi 16 kemenangan beruntun di UFC. Jika dapat menaklukkan Garry, ia akan mencatat kemenangan ke-17 secara beruntun dan menjadi pemegang rekor tunggal.
Catatan itu sebelumnya disejajarkan dengan Anderson Silva setelah Makhachev mengalahkan Jack Della Maddalena di UFC 322. Kemenangan tersebut juga mengantarnya merebut gelar kelas welter UFC, sebagaimana dilaporkan VIVA.co.id.
| Aspek | Islam Makhachev | Ian Machado Garry |
|---|---|---|
| Catatan yang disebutkan | 16 kemenangan beruntun di UFC | 17 kemenangan, 1 kekalahan |
| Posisi pada UFC 330 | Juara kelas welter | Penantang gelar |
| Target laga | Kemenangan beruntun ke-17 | Sabuk kelas welter |
Meski rekor kemenangan beruntun sudah berada dalam jangkauan, Makhachev mengarahkan pandangan lebih jauh. “Kalau kami bisa mencapai 20, itu akan sangat bagus,” katanya mengenai target yang ingin dicapai dalam kariernya.
Ambisi tersebut menjelaskan alasan Makhachev menolak narasi bahwa pertarungan melawan Garry merupakan laga terakhirnya. Ia menegaskan keinginannya untuk mempertahankan status sebagai juara dan terus aktif berkompetisi.
Masih Menikmati Kompetisi
Pada usia 34 tahun, Makhachev menyebut kesehatan sebagai dasar utama untuk menentukan kapan ia akan berhenti. Ia merasa tubuhnya masih berada dalam kondisi sangat baik dan tidak mengalami cedera.
“Ini bukan soal angka atau usia, tetapi soal kesehatan dan bagaimana perasaan Anda,” ujar Makhachev. Ia juga menegaskan bahwa dirinya masih menikmati latihan dan pertandingan di MMA.
Sikap itu membedakannya dengan Khabib Nurmagomedov, yang memilih pensiun ketika masih berada di level tertinggi. Makhachev menyatakan para penggemar masih akan melihatnya bertanding dalam beberapa kesempatan berikutnya.
“Tidak, tidak, tidak. Saya sudah mengatakan kepada Anda, saya ingin menjadi juara UFC dan kami akan terus, terus bertarung,” kata Makhachev. Pernyataan tersebut meredam spekulasi mengenai pensiun setelah UFC 330.
Tantangan dari Garry
Makhachev tetap memberikan penilaian serius kepada Garry di tengah pengejaran rekornya. Ia menilai lawannya memiliki striking yang baik, pertahanan gulat yang kuat, serta kemampuan grappling yang mumpuni.
Kepercayaan diri Garry sepanjang pekan pertarungan juga menjadi bagian dari dinamika duel perebutan gelar ini. Bagi Makhachev, hasil laga di Philadelphia akan menentukan seberapa dekat ia dapat melangkah menuju angka 20.
Jika kelak memutuskan pensiun, Makhachev ingin menutup karier dengan bertanding di Rusia. Namun, rencana itu belum menjadi agenda dekat karena ia masih berfokus mempertahankan gelar dan mengejar rekor kemenangan di UFC.






