Produktivitas lini depan Persib Bandung menjadi salah satu hal yang diapresiasi Igor Tolic setelah kemenangan 3-0 atas Sabah FC. Namun, pelatih tersebut tetap memberi perhatian besar pada kesulitan tim ketika lawan menerapkan pertahanan rendah.
Luka mencetak gol pertamanya dalam laga uji coba Dewata Challenge Series 2026, sementara Beckham Putra kembali memberi kontribusi lewat gol. Dua catatan itu memberi sinyal positif bagi serangan Persib di tengah program latihan fisik yang berat.
Gol Luka dan Kontribusi Beckham
Tolic menilai lini depan berhasil menunjukkan perkembangan melalui gol-gol yang tercipta. Ia secara khusus menyoroti gol perdana Luka dalam skema permainan yang sedang dikembangkan.
“Secara keseluruhan saya senang lini depan bisa mencetak gol. Sangat bagus melihat Luka mencetak gol pertama dan Beckham kembali berkontribusi,” ujar Tolic.
Kemenangan tiga gol tersebut juga memperlihatkan kemampuan Persib menjalankan transisi menyerang dengan cepat. Pola itu tetap muncul meski pemain belum berada dalam kondisi fisik paling segar.
Para pemain baru menjalani pemusatan latihan intensif di Bali dengan fokus peningkatan daya tahan. Latihan yang banyak memuat sprint membuat kondisi kaki pemain terpengaruh saat melawan Sabah FC.
Beban Latihan Tidak Menghambat Transisi
Tolic menyatakan intensitas latihan dalam beberapa hari sebelumnya cukup tinggi. Meski kesegaran belum maksimal, ia melihat sejumlah serangan balik dapat dijalankan dengan baik.
“Apa yang kami latih dalam beberapa hari terakhir sangat intensif. Banyak sprint, jadi bisa dilihat kaki-kaki para pemain tidak begitu segar. Tapi kami berhasil melakukan beberapa serangan balik yang bagus,” kata Tolic.
Persib juga memperlihatkan penerapan pressing tinggi, terutama ketika Sabah FC memulai permainan melalui tendangan gawang. Menurut Tolic, situasi tersebut merupakan bagian dari materi latihan yang sudah diberikan kepada tim.
“Kami juga dapat menerapkan pressing saat tendangan gawang lawan seperti yang sudah kami latih,” ucap pelatih Persib tersebut. Penerapan itu menunjukkan pemain mulai memahami instruksi dasar di tengah tuntutan fisik yang tinggi.
| Bagian Permainan | Hasil Pengamatan |
|---|---|
| Skor pertandingan | Persib menang 3-0 atas Sabah FC |
| Lini depan | Luka mencetak gol pertama dan Beckham Putra kembali mencetak gol |
| Fase positif | Pressing tinggi serta serangan balik cepat |
| Masalah utama | Serangan belum selalu efektif melawan low block |
Tantangan Melawan Low Block
Di balik catatan positif itu, Tolic menilai Persib belum cukup lancar saat menghadapi lawan yang menjaga pertahanan dengan rapat. Blok rendah Sabah FC membuat ruang di area depan kotak penalti menjadi sangat terbatas.
Persib membutuhkan pilihan operan yang lebih beragam serta keputusan yang lebih cerdas saat menguasai bola. Langkah tersebut diperlukan agar tim mampu keluar dari tekanan dan tetap membawa serangan ke area lawan.
“Apa yang masih kurang dari kami adalah kemampuan untuk keluar dari low block dan menekan ke depan. Tapi hal tersebut sudah kami prediksi,” tutur Tolic.
Persib dijadwalkan melakoni pertandingan uji coba berikutnya dalam tiga hari. Laga itu dapat digunakan untuk menguji kembali pressing, kesiapan fisik, dan cara tim menghadapi lawan yang bertahan dalam.






