Gol Venuste Baboula pada menit ke-72 menggagalkan kemenangan Slavia Praha di markas Slovan Liberec. Pertandingan pekan keempat Chance Liga di Stadion U Nisy berakhir 1-1 dan menghentikan langkah sempurna Slavia pada awal musim.
Baboula mencetak gol penyeimbang lewat sundulan dari bola muntah. Momen itu terjadi setelah Mikuláš Konečný menyapu bola hingga mengenai mistar gawangnya sendiri.
Liberec Memanfaatkan Momen pada Babak Kedua
Slovan Liberec tertinggal lebih dahulu, tetapi tetap menemukan jalan kembali ke pertandingan pada paruh kedua. Gol Baboula membuat tuan rumah mengamankan satu angka dari laga melawan tim ibu kota.
Tambahan poin ini membuat Liberec meraih poin dari tiga laga dalam empat pertandingan awal musim. Hasil tersebut juga memberi mereka catatan penting karena mampu menghentikan Slavia Praha yang sebelumnya belum kehilangan poin.
| Menit | Pencetak atau Peristiwa | Kedudukan |
|---|---|---|
| 15 | Tembakan Mubarak Suleiman mengenai Tomáš Holeš | Liberec 0-1 Slavia |
| 72 | Venuste Baboula menyundul bola muntah | Liberec 1-1 Slavia |
Slavia Praha sebenarnya memperoleh modal kuat sejak menit ke-15. Mubarak Suleiman melepaskan tembakan yang membentur badan Tomáš Holeš sebelum masuk ke gawang Tomáš Koubek.
Keunggulan tersebut bertahan cukup lama, tetapi tidak menghasilkan gol tambahan bagi tim tamu. Setelah Baboula menyamakan kedudukan, tidak ada lagi gol yang tercipta hingga pertandingan selesai.
Chorý Tampil dari Bangku Cadangan
Di tengah pertandingan yang ketat, Tomáš Chorý masuk menggantikan Mojmír Chytil pada menit ke-64. Ia tidak menjadi starter dalam lawatan Slavia ke Liberec, meski kehadirannya langsung menarik perhatian di tribun.
Pendukung tuan rumah melontarkan ejekan kepada Chorý selama sisa laga. Respons negatif itu mengiringi penampilannya ketika Slavia berupaya mencari gol kedua.
Asisten pelatih Zdeněk Houštecký menyatakan Chorý tetap menjadi bagian penting dari skuad. “Tomáš adalah pemain dari skuad kami. Saat ini kami sedang dalam tren bagus, jadi dia tidak ada di skuad utama, tetapi dia siap dan kami senang dia ada di sini,” kata Houštecký.
Menurut Houštecký, pemain tersebut tetap siap membantu ketika dibutuhkan. “Dia adalah pencetak gol terbanyak dan telah memenangkan dua gelar. Semoga kami tidak membutuhkannya, tetapi dia siap dan selalu membantu tim,” ujarnya.
Keputusan Susunan Pemain Dinilai Tepat
Antonín Rosa memandang keputusan tidak memainkan Chorý sejak menit pertama sebagai pilihan yang tepat. Ia menilai susunan pemain awal tanpa Chorý membantu tim menghindari pembahasan lain yang dapat memicu emosi berlebihan.
“Jika dia ada di skuad utama, itu akan menimbulkan terlalu banyak emosi yang tak perlu dan topik lain akan dibahas. Bagus bahwa dia tidak ada di skuad utama dan mereka akan mendapat ketenangan,” kata Rosa.
Hasil imbang di Liberec menjadi catatan evaluasi bagi Slavia Praha sebelum derby Vršovice melawan Bohemians pada pekan berikutnya. Mereka perlu memperbaiki kemampuan menjaga keunggulan setelah gol awal tidak cukup mengamankan tiga poin.
Bagi Liberec, satu poin dari laga ini menjadi hasil yang menjaga momentum mereka pada awal musim. Bagi Slavia, hasil tersebut mengakhiri rangkaian kemenangan yang dibawa ke Stadion U Nisy.






