Enam pelajar dari enam daerah masuk susunan Tim Indonesia Berdaulat yang bertugas dalam pengibaran Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta. Formasi ini menunjukkan keterlibatan perwakilan dari berbagai wilayah dalam Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.
Para pelajar tersebut mengisi posisi pembawa bendera, cadangan pembawa baki, pengerek, pembentang, dan dua komandan kelompok. Mereka dijadwalkan menjalankan tugas pada Senin, 17 Agustus 2026.
Perwakilan Kalimantan Barat, Celina Olivia Apriani Theo, mendapat tugas membawa bendera Merah Putih. Celina merupakan siswi SMK Negeri 5 Pontianak dan menempati posisi penting dalam rangkaian pengibaran.
Perwakilan Daerah dan Tugasnya
Susunan Tim Indonesia Berdaulat mencakup pelajar dari Kalimantan Barat, Nusa Tenggara Timur, Jambi, Kalimantan Selatan, Bengkulu, dan D.I Yogyakarta. Tiap anggota ditempatkan berdasarkan peran yang telah ditentukan untuk mendukung jalannya prosesi.
| Daerah | Personel | Penugasan |
|---|---|---|
| Kalimantan Barat | Celina Olivia Apriani Theo | Pembawa bendera Merah Putih |
| Nusa Tenggara Timur | Eighteen Jeanette Hekboy | Cadangan pembawa baki |
| Jambi | Achmad Fachri Mubarok | Komandan Kelompok 8 |
| Kalimantan Selatan | I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti | Pengerek bendera |
| Bengkulu | M. Aryo Wira Zandhyka Y | Pembentang bendera |
| D.I Yogyakarta | Ahmad Raditya | Komandan Kelompok 17 |
Eighteen Jeanette Hekboy berasal dari SMA Negeri 1 Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ia disiapkan sebagai cadangan pembawa baki dalam formasi pengibaran di Istana Merdeka.
Dari Jambi, Achmad Fachri Mubarok menjalankan tugas sebagai Komandan Kelompok 8. Ia tercatat sebagai pelajar SMKN 1 Kota Jambi.
I Nyoman Harya Dhanurendra Darmamukti dipercaya menjadi pengerek bendera. Pelajar SMAN 7 Banjarmasin itu mewakili Kalimantan Selatan dalam susunan tim.
Peran pembentang bendera dijalankan oleh M. Aryo Wira Zandhyka Y dari SMAN 7 Kota Bengkulu. Bengkulu menjadi salah satu daerah yang memiliki wakil dalam formasi utama tersebut.
Komando Pengibaran di Istana Merdeka
Ahmad Raditya dari SMK Penerbangan AAB Adi Sucipto menjalankan tugas sebagai Komandan Kelompok 17. Penugasan itu menempatkan perwakilan D.I Yogyakarta pada unsur kepemimpinan tim pelajar.
Komandan Kompi Paskibraka adalah Kapten Mar Rachmatsah Adi Putera. Ia menjabat sebagai Komandan Kompi Senapan H Yonif 9 Brigif 4 BS Korps Marinir.
Situs resmi Presiden Republik Indonesia merilis informasi mengenai susunan formasi utama pengibaran tersebut. Formasi ini menyatukan tugas teknis pengibaran dengan komando kelompok dalam satu rangkaian upacara.
Setiap anggota Tim Indonesia Berdaulat memiliki peran berbeda, tetapi seluruhnya terhubung dalam prosesi pengibaran Sang Merah Putih. Kehadiran enam pelajar dari daerah berbeda menjadi bagian dari susunan yang telah ditetapkan untuk peringatan kemerdekaan di Istana Merdeka.






