Houston Dynamo melanjutkan momentum positif dengan kemenangan 1-0 atas LA Galaxy dalam pertandingan MLS pada Sabtu malam. Hasil itu menjadi kemenangan keempat secara beruntun bagi Dynamo sekaligus memperpanjang rangkaian tanpa kekalahan mereka menjadi tujuh laga.
Tambahan tiga poin membuat Houston Dynamo mengoleksi 35 poin dari 11 kemenangan, enam kekalahan, dan dua hasil imbang. Konsistensi itu semakin menonjol karena tim tetap menang tanpa pelatih kepala Ben Olsen di pinggir lapangan.
Juan Guerra Memimpin dari Bangku Cadangan
Olsen tidak mendampingi tim karena menjalani skorsing akibat akumulasi kartu kuning. Peran memimpin Dynamo dari bangku cadangan kemudian dijalankan oleh asisten pelatih Juan Guerra.
Situasi tersebut tidak mengubah kedisiplinan permainan Houston sepanjang laga. Dynamo mampu menjaga keunggulan satu gol hingga akhir meski pertandingan juga diwarnai kartu merah langsung untuk Carlos Garces pada menit ke-58.
Garces baru berada di lapangan kurang dari 10 menit sebelum menerima kartu merah. Insiden itu menjadi salah satu momen penting dalam laga yang tetap dikendalikan Houston lewat penguasaan bola.
Guilherme Menjaga Ketajaman
Gol kemenangan Dynamo tercipta pada menit ke-21 dari titik penalti. Wasit menunjuk titik putih setelah John Nelson melanggar Lawrence Ennali di dalam area terlarang.
Guilherme menjalankan eksekusi dengan baik untuk membawa Houston unggul 1-0. Gol itu merupakan gol ke-12 sang penyerang musim ini dan memperpanjang rentetan golnya menjadi empat pertandingan berturut-turut.
Produktivitas Guilherme membuatnya kini hanya berjarak satu gol dari tiga pencetak gol terbanyak liga. Kontribusinya sangat menentukan dalam pertandingan yang tidak menghasilkan banyak peluang bersih.
| Catatan Pertandingan | Houston Dynamo | LA Galaxy |
|---|---|---|
| Skor akhir | 1 | 0 |
| Penguasaan bola | 58 persen | 42 persen |
| Total tembakan | 5 | – |
| Tembakan tepat sasaran | 2 | 0 |
Galaxy Tidak Mampu Menguji Bond
Houston memang hanya menghasilkan lima tembakan, dengan dua di antaranya mengarah ke gawang. Namun, dominasi 58 persen penguasaan bola membantu mereka mengontrol jalannya pertandingan.
LA Galaxy tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang laga. Kiper Jonathan Bond pun mencatatkan shutout keempat secara beruntun tanpa harus melakukan penyelamatan dari tembakan lawan yang mengarah ke gawang.
Kegagalan menciptakan ancaman itu memperpanjang periode sulit LA Galaxy. Mereka belum menang dalam enam pertandingan terakhir dan belum membuat gol sepanjang bulan ini.
Galaxy kini memiliki 22 poin hasil dari lima kemenangan, delapan kekalahan, dan tujuh kali imbang. Kekalahan dari Houston menambah tuntutan bagi mereka untuk segera memutus rentetan tanpa kemenangan serta mengakhiri kebuntuan di lini depan.






