Random
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
»Gadget» AI Claude Tak Lagi Sepenuhnya Samar, Penanda Digital Bisa Diperiksa

AI Claude Tak Lagi Sepenuhnya Samar, Penanda Digital Bisa Diperiksa

AlgoritMU
By: Redaksi AlgoritMU Published:16 Agustus 2026 | 7:25 am
AI Claude Tak Lagi Sepenuhnya Samar, Penanda Digital Bisa Diperiksa
Claude watermark AI pada teks dan gambar (Img: zelixify.id)

Anthropic menerapkan penanda digital secara global pada keluaran Claude berupa teks dan gambar. Kebijakan tersebut membuka peluang bagi publik untuk memeriksa keterlibatan AI pada materi digital, walau hasilnya tidak selalu dapat dipastikan hanya dengan melihat kontennya.

Penandaan ini mencakup chatbot Claude dan layanan API yang tersedia melalui AWS, Google Cloud, serta Microsoft Foundry. Anthropic juga berencana menyediakan API verifikasi gratis dan terbuka untuk memeriksa materi yang pernah diproses oleh sistemnya.

Verifikasi Ditujukan bagi Berbagai Pihak

Jurnalis, dosen, dan platform media nantinya dapat memindai teks atau gambar untuk menelusuri apakah Claude AI terlibat dalam pemrosesannya. Sistem ini diharapkan membuat pemeriksaan asal konten bertumpu pada pengujian teknis, bukan semata dugaan berdasarkan gaya bahasa.

Hasil pemeriksaan tetap tidak boleh diperlakukan sebagai jawaban tunggal dalam setiap sengketa karya. Anthropic mengakui watermark bukan bukti kepemilikan yang mutlak dan memiliki batas dalam mendeteksi konten yang telah berubah secara substansial.

Baca Juga
  • Baterai 6.500 mAh dalam Bodi Ramping, Tecno Pova 8 Pro Juga Punya 177 LED
  • Bukan Sekadar Naik Resolusi, Realme 17 Pro+ Dikabarkan Membawa Periskop 50MP

Penanda teks dapat sulit ditemukan ketika sebuah tulisan ditulis ulang sepenuhnya. Kondisi serupa dapat terjadi bila hanya sebagian kecil kalimat digunakan atau ketika teks diterjemahkan ke bahasa lain lalu diterjemahkan kembali.

Watermark juga bisa tetap melekat saat AI hanya dipakai untuk koreksi tata bahasa maupun penerjemahan. Hal ini menjadi perhatian bagi mahasiswa dan penulis yang memanfaatkan AI sebagai alat bantu penyuntingan, bukan untuk menyusun naskah dari awal.

Teknologi Penanda Berbeda Menurut Format

Pada teks, Anthropic menggunakan watermark tersembunyi di tingkat model dasar. Penanda itu tidak ditampilkan sebagai tambahan kalimat atau simbol, serta dirancang agar tidak mengubah arti, gaya, dan keterbacaan tulisan.

Sistem tersebut dirancang tetap bertahan ketika teks disalin, disunting secara ringan, atau dipublikasikan di platform lain. Alat khusus tetap diperlukan untuk mendeteksinya karena pembaca tidak dapat mengenali penanda itu secara langsung.

Pada gambar, Claude menggunakan metadata C2PA pada file PNG, JPG, dan SVG. Informasi ini dapat memuat model AI yang digunakan, waktu pembuatan, serta keterangan apakah gambar telah dimodifikasi.

FormatPenandaKegunaan Utama
TeksWatermark tersembunyi di tingkat modelMenandai keluaran tanpa mengubah tampilan tulisan
GambarMetadata C2PAMenyimpan riwayat asal dan perubahan file

Metadata C2PA bekerja sebagai catatan asal-usul digital, bukan sebagai cap visual pada gambar. Perangkat lunak yang mendukung standar ini, seperti Adobe Photoshop, dapat membaca informasi yang tersimpan pada file.

Terhubung dengan Aturan Uni Eropa

Penerapan watermark berhubungan dengan Article 50(2) dalam EU AI Act yang berlaku sejak 2 Agustus 2026. Regulasi tersebut mewajibkan pengembang AI menandai konten sintetis agar masyarakat dapat mengetahui asal materi digital yang mereka konsumsi.

Menurut gadget.viva.co.id, ketentuan itu berlaku untuk model Claude yang dirilis pada atau setelah tanggal tersebut. Model yang disebut mencakup Claude Code, Claude Cowork, dan Claude Tag.

Langkah ini hadir ketika industri teknologi menghadapi persoalan AI slop, yaitu konten AI massal dengan mutu rendah dan nilai orisinalitas terbatas. Substack dan YouTube termasuk platform yang mulai membatasi monetisasi bagi jenis materi tersebut.

Google, OpenAI, Meta, dan Microsoft turut mengembangkan pendekatan penandaan digital dalam ekosistem AI generatif. Ketika teks dan gambar sintetis semakin sulit dibedakan dari karya manusia, metadata C2PA dan sistem serupa diposisikan sebagai sarana untuk memperkuat transparansi.

Add as preferred sourceon Google+

Claude AIMetadata C2PAPenanda Digital AI
X Facebook LinkedIn WhatsApp Telegram
Baca Juga
Baterai 6.500 mAh dalam Bodi Ramping, Tecno Pova 8 Pro Juga Punya 177 LED
Baterai 6.500 mAh dalam Bodi Ramping, Tecno Pova 8 Pro Juga Punya…
Gadget18 Agu 2026
Bukan Sekadar Naik Resolusi, Realme 17 Pro+ Dikabarkan Membawa Periskop 50MP
Bukan Sekadar Naik Resolusi, Realme 17 Pro+ Dikabarkan Membawa Periskop 50MP
Gadget18 Agu 2026
5 Model OnePlus Mendadak Lebih Mahal di India, Kenaikannya Capai Rs. 4.000
5 Model OnePlus Mendadak Lebih Mahal di India, Kenaikannya Capai Rs. 4.000
Gadget18 Agu 2026
Kamera Gimbal 200MP Honor Robot Phone Sudah Dijual, Pasar Global Belum Kebagian
Kamera Gimbal 200MP Honor Robot Phone Sudah Dijual, Pasar Global Belum Kebagian
Gadget18 Agu 2026
Bar Kamera Horizontal Disebut Masuk Galaxy S27 Ultra, Cincin Lensa Terancam Hilang
Bar Kamera Horizontal Disebut Masuk Galaxy S27 Ultra, Cincin Lensa Terancam Hilang
Gadget18 Agu 2026
Bukan Sekadar Layar Baru, Redmi Watch 6 Lite Membawa Paket Olahraga Lebih Lengkap
Bukan Sekadar Layar Baru, Redmi Watch 6 Lite Membawa Paket Olahraga Lebih…
Gadget18 Agu 2026
Terkini
1
Rumah Retak dan Pengungsi Cemas, Musisi NTT Siapkan Bantuan untuk Flores
News18 Agu 2026
2
Di Balik Ekonomi Tumbuh 5,45 Persen, 80 Persen Pekerjaan Baru Masih Informal
Bisnis18 Agu 2026
3
Dari Olimpiade Paris ke Bali United, Jay Herdman Datang dengan 4 Opsi Posisi
Olahraga18 Agu 2026
4
Selisih Rp3,8 Juta Setahun, Beban Pajak Veloz Hybrid Melampaui BYD M6 DM
Otomotif18 Agu 2026
5
Baterai 6.500 mAh dalam Bodi Ramping, Tecno Pova 8 Pro Juga Punya 177 LED
Gadget18 Agu 2026
6
Aprilia Menekan Saat Ducati Bersiap Merombak Total Motor untuk MotoGP 2027
Olahraga18 Agu 2026
Algoritmu.id menyajikan berita terkurasi dengan perspektif baru yang ringkas, relevan, dan nyaman dibaca.
Halaman
  • About
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
Kategori
  • Nasional
  • Internasional
  • Bisnis
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Olahraga
  • Sains
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Gadget
© 2026 AlgoritMU All rights reserved