Cercle Brugge mencatatkan sembilan percobaan tembakan pada babak pertama, tetapi masih tertinggal 1-2 dari Sint-Truidense VV. Efisiensi STVV menjadi pembeda, terutama melalui dua gol Ryan Merlen di Stadion Jan Breydel.
Tim tamu hanya melepaskan lima tembakan sepanjang 45 menit awal. Namun, dua peluang serangan yang diselesaikan Merlen cukup untuk membawa STVV memimpin pada pekan kedua Liga Belgia.
Statistik Tidak Mengubah Keunggulan
| Tim | Skor Babak Pertama | Percobaan Tembakan |
|---|---|---|
| Cercle Brugge | 1 | 9 |
| STVV | 2 | 5 |
Data tersebut menggambarkan dominasi tekanan dari Cercle Brugge, terutama setelah mereka tertinggal pada awal pertandingan. STVV, sebaliknya, menunjukkan ketajaman dalam memanfaatkan kesempatan menyerang yang lebih terbatas.
Gol pembuka STVV tercipta ketika pertandingan baru memasuki menit pertama. Ilias Sebaoui memberikan umpan yang dimanfaatkan Merlen untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Wasit sempat melakukan pemeriksaan VAR terhadap gol tersebut. Keputusan akhir mengesahkan gol Merlen dan membuat Cercle Brugge harus mengejar ketertinggalan sejak fase awal laga.
Gol Balasan dari Sepak Pojok
Cercle Brugge merespons dengan menaikkan intensitas permainan dan mendesak pertahanan STVV. Gol penyama kedudukan akhirnya lahir pada menit ke-28 melalui Steve Ngoura.
Ngoura menanduk umpan sepak pojok Gary Magnée untuk mengubah skor menjadi 1-1. Gol itu menjadi hasil dari tekanan berkelanjutan yang dibangun tuan rumah di Jan Breydel.
Kedudukan imbang tidak bertahan hingga jeda. STVV kembali memperoleh momen untuk menyerang, dengan Sebaoui lagi-lagi terlibat dalam rangkaian permainan ofensif tim tamu.
Merlen kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-37. STVV pun kembali berada di depan dengan skor 2-1 meski jumlah tembakan mereka lebih rendah dibandingkan Cercle Brugge.
Penyelamatan Kokubo Menjaga Skor
Keunggulan STVV juga ditopang penampilan Leobrian Kokubo di bawah mistar. Kiper tersebut menghadapi tekanan saat Cercle Brugge berupaya menyamakan kedudukan untuk kedua kalinya.
Kokubo menggagalkan peluang penting yang didapat Viggo Martens dan Dante Vanzeir. Penyelamatan itu memastikan Cercle Brugge belum mampu menambah gol meski terus mencari celah di pertahanan lawan.
Tekanan dari tuan rumah berlanjut hingga akhir babak pertama, termasuk selama tiga menit masa tambahan waktu. Skor tetap 2-1 untuk STVV ketika wasit menutup 45 menit awal.
Merlen menjadi tokoh utama berkat dua golnya, sedangkan Sebaoui berkontribusi dalam terciptanya kedua gol STVV. Di sisi lain, Cercle Brugge masih harus mencari cara mengubah dominasi serangan menjadi hasil yang lebih efektif.






