Bruno Damiani Hancurkan Keunggulan NYCFC, Philadelphia Menang Dramatis 3-2

Bruno Damiani membawa Philadelphia Union membalikkan pertandingan dan menang 3-2 atas New York City FC di Yankee Stadium. Penyerang itu mencetak dua gol dalam rentang enam menit, ketika NYCFC gagal menjaga keunggulan dua gol yang diraih pada babak pertama.

Kemenangan tersebut memperkuat momentum Philadelphia yang kini memenangi tiga dari empat pertandingan terakhir. Bagi NYCFC, hasil ini menambah daftar kekalahan kandang mereka menjadi empat kali pada musim ini.

Dua Gol dalam Enam Menit

Damiani menyamakan skor pada menit ke-69 sebelum mencetak gol penentu pada menit ke-75. Philadelphia lebih dulu memperkecil kedudukan melalui Danley Jean Jacques pada menit ke-48.

Gol Jean Jacques segera setelah jeda menjadi titik perubahan laga. NYCFC yang tampil dominan sebelum turun minum kemudian harus menghadapi tekanan berkelanjutan dari tim tamu.

Fase LagaPemainTimDampak Skor
Menit ke-4Bénie TraoréNew York City FCMembuka skor, 1-0
Sebelum jedaLuighiNew York City FCMenambah skor, 2-0
Menit ke-48Danley Jean JacquesPhiladelphia UnionMemperkecil skor, 2-1
Menit ke-69 dan 75Bruno DamianiPhiladelphia UnionMembalikkan skor, 2-3

Menurut laporan Livescore.com, Philadelphia tetap menjaga keyakinan meski tertinggal dua gol pada paruh pertama. Damiani menyebut kerja keras kolektif menjadi faktor utama kebangkitan timnya.

“Kami tidak menyerah meski tertinggal dua gol dan berhasil membalikkan keadaan dengan kerja keras tim,” ujar Damiani. Hasil itu memastikan Philadelphia pulang dengan tiga poin dari markas lawan.

NYCFC Menguasai Awal Laga

New York City FC memulai pertandingan dengan sangat baik dan mencetak gol pada menit keempat melalui Bénie Traoré dari titik penalti. Luighi kemudian menggandakan keunggulan tepat sebelum jeda.

Keunggulan 2-0 membuat NYCFC memasuki ruang ganti dalam posisi nyaman. Namun, ritme permainan tuan rumah berubah total setelah Philadelphia mencetak gol pertama mereka di babak kedua.

Pascal Jansen memasukkan Kevin O’Toole dan Máximo Carrizo untuk menggantikan Keaton Parks serta Jonathan Shore. Langkah itu belum cukup untuk membuat NYCFC kembali menguasai jalannya pertandingan.

Evaluasi Setelah Kekalahan Kandang

Jansen menilai timnya kehilangan kendali setelah jeda sekaligus membuat kesalahan di lini belakang. “Kami kehilangan kendali di babak kedua dan kesalahan di lini belakang mempengaruhi hasil pertandingan,” kata pelatih NYCFC tersebut.

Pertandingan itu juga menjadi laga ke-150 NYCFC di Yankee Stadium. Luighi dan Max Murray turut mencatatkan penampilan perdana mereka di pertandingan MLS.

NYCFC kini perlu membenahi kemampuan mempertahankan keunggulan sebelum memasuki dua pertandingan tandang berikutnya. FC Cincinnati menjadi salah satu lawan yang akan dihadapi dalam rangkaian tersebut.

Baca Juga