Saat Ollie Watkins Dicadangkan, Brian Madjo Membalas Kepercayaan Aston Villa

Unai Emery mengambil keputusan besar dengan menempatkan Brian Madjo sebagai penyerang utama Aston Villa saat melawan Paris Saint-Germain. Kepercayaan itu dibayar striker 18 tahun tersebut melalui gol penyama kedudukan pada debut kompetitifnya.

Keputusan tersebut membuat Ollie Watkins tidak memulai laga sebagai pilihan utama di lini depan. Madjo justru mendapat tugas menghadapi PSG yang datang ke Piala Super Eropa 2026 dengan status juara Liga Champions.

Madjo menjawab tantangan itu selama 72 menit di Red Bull Arena, Salzburg. Ia mencetak gol pada penghujung babak pertama setelah PSG unggul lebih dahulu melalui Khvicha Kvaratskhelia.

KeteranganCatatan
LawanParis Saint-Germain
StadionRed Bull Arena, Salzburg
Menit bermain72 menit
Kontribusi1 gol penyama kedudukan

Enam Peluang di Laga Debut

Kontribusi Madjo tidak terbatas pada gol yang menyamakan skor bagi Aston Villa. Berdasarkan data Sofascore yang dikutip sport.detik.com, ia menciptakan enam peluang dalam laga tersebut.

Satu dari peluang itu mengarah ke gawang dan berakhir menjadi gol. Catatan tersebut menegaskan keterlibatan Madjo dalam serangan Villa ketika berhadapan dengan pertahanan PSG.

Postur 193 sentimeter menjadi salah satu modal penting yang dibawanya ke pertandingan ini. Kehadirannya disebut merepotkan William Pacho dan Marquinhos sepanjang berada di atas lapangan.

Dua bek PSG itu harus menghadapi pergerakan Madjo sekaligus duel fisik yang ditawarkannya. Pengalaman melawan pertahanan dengan pemain-pemain berkelas memberi ukuran awal terhadap kapasitas sang penyerang muda.

Madjo akhirnya meninggalkan lapangan setelah bermain 72 menit. Meski durasinya tidak penuh, ia telah meninggalkan dampak melalui gol serta ancaman yang diciptakannya.

Debut Resmi yang Sempat Tertahan

Pemain muda Inggris itu didatangkan Villa dari Metz pada Januari. Perjalanannya menuju pertandingan resmi sempat tertunda karena persoalan eligibilitas dan usia yang menjadi perhatian FIFA.

Kasus tersebut kemudian dibawa ke CAS, sehingga Emery baru dapat menurunkannya pada musim panas ini. Piala Super Eropa menjadi pertandingan kompetitif pertama Madjo dengan seragam Aston Villa.

Emery melihat kesempatan menghadapi PSG sebagai bagian penting dari proses perkembangan pemain muda. Ia juga menilai Madjo pantas mendapat tempat setelah bekerja keras selama pramusim.

“Pengalaman mereka dan momen-momen seperti hari ini sangat penting,” kata Emery seperti dilansir ESPN. Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan bahwa Madjo dimainkan karena telah menunjukkan kemampuan bekerja keras pada pramusim.

Emery tidak ingin penampilan di Salzburg hanya menjadi satu momen menonjol. “Yang terpenting adalah tetap konsisten dan tampil di level yang mereka tunjukkan hari ini,” ujarnya.

Gol ke gawang PSG memberi Madjo titik awal yang menonjol dalam kariernya di Villa. Sementara bagi Emery, penampilan itu memperlihatkan bahwa penyerang mudanya mampu merespons kepercayaan pada panggung besar.

Baca Juga