Status juara bertahan Liga Inggris tidak membuat Mikel Arteta merasa Arsenal berada di posisi aman. Ia memandang masuknya pelatih-pelatih baru di klub pesaing sebagai ancaman sekaligus pemicu agar timnya tidak berhenti berkembang.
Perubahan paling menonjol terjadi di Manchester City, yang menunjuk Enzo Maresca setelah Pep Guardiola pergi pada akhir musim 2025-2026. Arsenal akan langsung menghadapi tim arahan Maresca dalam Community Shield 2026.
Pertandingan di Stadion Millenium, Cardiff, itu dijadwalkan pada Minggu, 16 Agustus 2026 pukul 21.00 WIB. Laga tersebut menjadi kesempatan pertama Maresca memimpin Manchester City dalam pertandingan sebagai pelatih kepala.
Arteta menilai persaingan tidak hanya diukur dari kekuatan pemain yang dimiliki setiap klub. Ide dan pendekatan para pelatih baru juga dapat mengubah tuntutan yang harus dihadapi Arsenal sepanjang musim.
“Yah, ada rivalitas dengan beberapa manajer, termasuk Maresca, serta sejumlah manajer baru luar biasa yang mulai masuk ke liga ini,” ujar Arteta, seperti dikutip bola.kompas.com. Ia menilai Liga Inggris kini dihuni banyak sosok berkelas di pinggir lapangan.
Tiga Rival dengan Arah Baru
Manchester City bukan satu-satunya klub besar yang memulai musim 2026-2027 dengan perubahan di kursi pelatih. Chelsea dan Tottenham Hotspur juga memasuki fase baru bersama pelatih yang berbeda.
| Klub Rival | Pelatih | Situasi Tim |
|---|---|---|
| Manchester City | Enzo Maresca | Memulai era setelah Guardiola |
| Chelsea | Xabi Alonso | Dipimpin pelatih baru |
| Tottenham Hotspur | Roberto De Zerbi | Menjalani perombakan |
Chelsea akan ditangani Xabi Alonso, sementara Tottenham menjalani perombakan bersama Roberto De Zerbi. Kondisi itu membuat Arteta memperkirakan persiapan laga akan semakin kompleks setiap pekannya.
“Menyiapkan pertandingan melawan mereka setiap minggunya merupakan tantangan besar,” kata Arteta. Meski demikian, ia meyakini tantangan tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan tim dan dirinya sebagai pelatih.
“Hal itu pastinya akan meningkatkan level kami maupun level saya pribadi, dan kami akan berusaha untuk menjadi lebih baik,” ucapnya. Arteta menempatkan peningkatan kualitas sebagai respons utama terhadap kompetisi yang makin ketat.
Stabilitas Tetap Harus Diperkuat
Arsenal memiliki kesinambungan yang dibangun melalui pencapaian konsisten dalam empat atau lima tahun terakhir. Arteta mengakui fondasi itu penting, tetapi ia menolak menjadikannya alasan untuk sekadar menjaga keadaan.
Arsenal telah menambah Bruno Guimaraes dan Christos Tziolis ke dalam tim utama. Kedua pemain itu diproyeksikan tampil pertama kali ketika Arsenal menghadapi Manchester City di Cardiff.
Menurut Arteta, setiap klub memiliki modal yang tidak sama untuk bersaing. Ada tim yang ditopang banyak gelar dalam 10 tahun terakhir, ada yang memiliki kualitas skuad tinggi, dan ada pula yang kuat karena belanja pemain.
Karena itu, Arsenal tidak cukup hanya mengandalkan gelar juara yang sudah diraih. “Namun, kami juga bisa menjadi lebih baik, dan itulah fokus kami demi mempertahankan konsistensi tersebut,” kata Arteta.
Community Shield melawan Manchester City akan menjadi awal pengukuran bagi ambisi Arsenal tersebut. Pertemuan itu juga membuka persaingan baru antara Arteta dan Maresca sebelum Liga Inggris 2026-2027 berjalan.






