Quinton Fortune menilai Andre Onana masih memiliki modal untuk menjadi pemain pembeda di level tertinggi. Mantan pemain Manchester United itu menyoroti kemampuan sang kiper membangun serangan, bukan hanya tugasnya dalam menjaga gawang.
Menurut Fortune, Onana memerlukan kepercayaan diri untuk kembali menunjukkan kualitas terbaiknya. Sorotan besar terhadap kesalahan seorang penjaga gawang disebutnya dapat memengaruhi penilaian publik terhadap seorang pemain.
“Dia hanya perlu memulihkan kepercayaan dirinya saat ini, karena sayangnya, ketika seorang kiper melakukan kesalahan, seluruh dunia akan melihatnya,” kata Fortune. Ia menilai perhatian terhadap kekeliruan Onana sering kali lebih besar daripada apresiasi atas kemampuan teknisnya.
Fortune tetap memandang Onana sebagai kiper yang cukup baik untuk bersaing pada level tertinggi. Penilaian tersebut didasarkan pada kecakapannya memainkan bola dari lini belakang.
Distribusi Bola Jadi Nilai Utama
Kemampuan mengirim umpan jauh menjadi aspek yang paling ditekankan Fortune dalam membahas Onana. Ia menilai bola sejauh 50 hingga 60 meter kepada penyerang atau gelandang dapat memberi dampak besar terhadap pola serangan sebuah tim.
“Ketika Anda memiliki kiper seperti Onana yang mampu mengirimkan bola sejauh 50 atau 60 meter kepada penyerang atau gelandang, itu bisa memberikan dampak besar,” ujar Fortune seperti dikutip Mirror. Ia menyebut Onana sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dalam kemampuan tersebut.
Kualitas itu membuat Fortune melihat beberapa klub Liga Inggris sebagai tujuan yang memungkinkan bagi Onana. Chelsea, Newcastle, dan Aston Villa disebutnya sebagai tim yang dapat memperoleh manfaat dari karakter permainan sang kiper.
“Onana bisa jadi pemain pembeda bagi Chelsea atau Newcastle atau Aston Villa,” kata Fortune. Pernyataan itu merupakan penilaian pribadi Fortune, bukan indikasi adanya langkah transfer dari klub-klub tersebut.
Chelsea Belum Mencari Pengganti
Nama Chelsea mencuat dalam komentar Fortune meski klub itu belum merekrut kiper baru. The Blues masih mempercayakan pilihan penjaga gawang kepada Robert Sanchez dan Mike Penders.
Penders berusia 21 tahun, sementara Onana kini berusia 30 tahun. Dengan demikian, Onana menawarkan profil yang kontras melalui pengalaman dan kemampuannya mengawali permainan dengan umpan jauh.
Meski begitu, belum ada informasi bahwa Chelsea sedang mengejar Onana. Komentar Fortune lebih menyoroti kebutuhan taktis yang dapat dipenuhi oleh seorang kiper dengan distribusi bola seperti milik pemain asal Kamerun tersebut.
Peran kiper dalam sepak bola modern semakin terkait dengan cara tim keluar dari tekanan. Dalam konteks itu, ketenangan menguasai bola dan ketepatan mengirim operan jauh dapat membuka jalur serangan lebih awal.
Onana masih berstatus pemain Manchester United dengan kontrak yang berlaku hingga musim panas 2028. Ia kembali dipinjamkan ke Trabzonspor selama semusim.
Masa peminjaman di Trabzonspor menjadi tahap penting bagi Onana untuk memulihkan performa dan rasa percaya dirinya. Fortune berharap ia dapat kembali tampil luar biasa saat sebuah tim membutuhkan kiper yang piawai membangun serangan dari belakang.






