Unggul dan Mendapat Penalti, Al Ittihad Tetap Tertahan oleh Al Khaleej

Al Ittihad gagal mengubah keunggulan awal dan peluang penalti menjadi kemenangan saat menghadapi Al Khaleej pada laga pembuka Liga Roshn Saudi. Pertandingan di Stadion Al Inma, Jeddah, Sabtu, berakhir imbang setelah peluang tuan rumah terbuang dan pertahanan mereka kehilangan satu pemain.

Houssem Aouar sempat mendapat kesempatan dari titik putih pada menit ke-32. Tendangannya diselamatkan Hamed Al Shanqiti, sehingga Al Ittihad tidak dapat memperlebar keunggulan yang sudah mereka miliki pada babak pertama.

Penyelamatan Penting Kiper Pinjaman

Al Shanqiti memiliki status sebagai pemain pinjaman dari Al Ittihad. Penyelamatannya atas penalti Aouar memberi dampak besar karena Al Khaleej tetap berada dalam jarak untuk mengejar kedudukan.

Aouar menjadi eksekutor penalti pertama yang gagal mencetak gol di Liga Roshn Saudi musim ini. Sebelumnya, lima penalti pada pertandingan lain berhasil dikonversi menjadi gol.

Peluang itu juga berkaitan dengan catatan pribadi Aouar pada awal musim. Kegagalannya membuat ia belum dapat menyamai peluang mencetak gol dalam dua laga pembuka era profesional secara beruntun, sebuah rekor yang masih dipegang Fahad Al Muwallad sejak musim 2008-2009.

Fase LagaMomen UtamaPengaruh
Menit ke-32Penalti Aouar ditepis Al ShanqitiKeunggulan Al Ittihad tidak bertambah
Menit ke-52Sundulan DominguezAl Khaleej menyamakan kedudukan
Menit ke-58Kartu merah Danilo PereiraAl Ittihad bermain dengan 10 pemain

Balasan Al Khaleej pada Babak Kedua

Al Khaleej akhirnya menyamakan skor pada menit ke-52 melalui sundulan Dominguez. Gol tersebut berawal dari umpan silang ke kotak penalti saat Danilo Pereira gagal mengawal pergerakan pemain lawan.

Gol Dominguez menghapus keunggulan Al Ittihad yang bertahan sampai turun minum. Momentum pertandingan pun beralih karena Al Khaleej memiliki kepercayaan diri untuk terus menekan pertahanan tuan rumah.

Tekanan itu semakin sulit dihadapi Al Ittihad enam menit kemudian. Pereira mendapat kartu merah dari wasit Majed Al Shamrani setelah wasit meninjau tayangan video dan melihat sang bek menendang pemain Al Khaleej tanpa bola.

Jens Wissing Mengatur Ulang Tim

Pelatih Jens Wissing segera merespons situasi tersebut dengan melakukan pergantian pemain. Moussa Diaby keluar, sedangkan Hassan Kadesh masuk untuk menambah opsi perlindungan di lini belakang.

Keputusan itu mengubah fokus Al Ittihad dari upaya mencari gol menjadi menjaga keseimbangan permainan. Dengan 10 pemain, tim tuan rumah berusaha meredam ancaman Al Khaleej sampai peluit akhir.

Hasil imbang ini terasa lebih berat karena Al Ittihad melewati pertandingan dengan beberapa peluang yang dapat mengubah jalannya laga. Penalti yang gagal, gol penyeimbang Dominguez, dan kartu merah Pereira membentuk rangkaian penentu pada laga pembuka tersebut.

Al Khaleej, di sisi lain, mampu memanfaatkan celah setelah tertinggal pada babak pertama. Mereka membawa pulang hasil imbang dari Jeddah ketika Al Ittihad tidak mampu mempertahankan keunggulan dalam situasi yang berubah cepat.

Baca Juga