500 Petugas Siaga di Pusat Jakarta, Pengendara Perlu Ubah Rute saat Kirab RI

Sebanyak 500 petugas Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta akan disiagakan untuk mengatur mobilitas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Pengendara yang melintasi pusat Jakarta pada Senin, 17 Agustus 2026, perlu bersiap menghadapi pengalihan arus secara situasional.

Pengaturan berlaku saat Kirab Bendera Pusaka, Upacara Detik-Detik Proklamasi, dan upacara penurunan bendera. Kawasan Monas hingga Dukuh Atas menjadi area yang perlu diperhatikan karena perubahan arus mengikuti kondisi kegiatan di lapangan.

Waktu yang Perlu Diantisipasi

Pengalihan lalu lintas direncanakan dalam dua rentang waktu, yakni pukul 07.30–11.30 WIB serta 16.30–18.30 WIB. Jadwal tersebut mencakup agenda kirab pada pagi hari dan rangkaian penurunan bendera hingga pengembalian Bendera Pusaka pada sore hari.

Rangkaian AcaraWaktuStatus Lalu Lintas
Kirab Pengantaran Bendera Pusaka07.30–09.30 WIBDiatur situasional
Upacara Detik-Detik Proklamasi09.30–11.30 WIBDiatur situasional
Upacara Penurunan Bendera Merah Putih16.30–17.45 WIBDiatur situasional
Kirab Pengembalian Bendera Pusaka17.45–18.30 WIBDiatur situasional

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyebut pengaturan dilakukan agar seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan aman dan tertib. Pengendara diminta mematuhi arahan petugas yang ditempatkan di titik-titik pengaturan.

“Kami menyiapkan pengaturan lalu lintas secara situasional agar seluruh rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 dapat berlangsung dengan aman dan tertib,” kata Budi dalam keterangan resmi, Minggu (16/8/2026). Ia turut mengimbau warga menggunakan transportasi umum apabila akan menuju lokasi kegiatan.

Jalur di Sekitar Monas yang Terdampak

Ruas yang berpotensi terkena pengaturan meliputi Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan Medan Merdeka Utara. Pengendara juga perlu mencermati Jalan Veteran I, Jalan Veteran II, Jalan Veteran III, serta sisi timur Jalan Majapahit dari arah utara menuju selatan.

Karena rekayasa bersifat situasional, perubahan arus dapat dilakukan sesuai kebutuhan pada saat kirab dan upacara berlangsung. Pengendara disarankan mempertimbangkan tambahan waktu tempuh sebelum memasuki koridor tersebut.

Rute Alternatif Menuju Harmoni

Perjalanan dari Tugu Tani menuju Harmoni dapat diarahkan melalui Jalan M.I. Ridwan Rais, Jalan Medan Merdeka Timur, dan Jalan Perwira. Pengendara lalu dapat melanjutkan perjalanan ke Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Katedral, serta Jalan Ir. H. Juanda.

Pengguna jalan dari Bundaran HI menuju Harmoni dapat melintasi Jalan M.H. Thamrin, Jalan Budi Kemuliaan, dan Jalan Abdul Muis. Dari sana, perjalanan dapat diteruskan menuju Jalan Majapahit.

Untuk arah Karet menuju Harmoni, rute alternatif yang tersedia melalui Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Cideng Barat, dan Jalan Balikpapan. Jalur tersebut tersambung ke Jalan Suryopranoto.

Rute ke Tugu Tani, Karet, dan Tanah Abang

Dari Harmoni menuju Tugu Tani, kendaraan dapat melewati Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Gedung Kesenian, dan Jalan Lapangan Banteng Utara. Rute berikutnya melintasi Jalan Lapangan Banteng Barat, Jalan Taman Pejambon, Jalan Medan Merdeka Timur, hingga Jalan M.I. Ridwan Rais.

Pengendara dari Harmoni menuju Karet dapat menggunakan Jalan Ir. H. Juanda dan Jalan Suryopranoto. Perjalanan selanjutnya melewati Jalan Balikpapan, Jalan Cideng Timur, serta Jalan K.H. Mas Mansyur.

Dari Tanah Abang menuju Tugu Tani, pilihan pertama melalui Jalan Jati Baru Raya menuju Jalan Kebon Sirih. Pilihan lain melewati Jalan Abdul Muis, Jalan Budi Kemuliaan, Jalan Medan Merdeka Selatan, dan Jalan M.I. Ridwan Rais.

Sementara itu, arah Tugu Tani menuju Tanah Abang dapat ditempuh melalui Jalan M.I. Ridwan Rais dan Jalan Medan Merdeka Selatan menuju Jalan Budi Kemuliaan. Warga yang tidak memiliki kebutuhan mendesak melintasi area kegiatan dapat mempertimbangkan angkutan umum selama pengaturan berlangsung.

Baca Juga