Hanya 12 Menit, John Stones Langsung Tentukan Kemenangan Inter atas Real Betis

Hanya 12 menit setelah masuk sebagai pemain pengganti, John Stones menjadi pembeda bagi Inter Milan. Gol perdana bek Inggris itu membawa Nerazzurri menang 1-0 atas Real Betis dalam laga pemanasan pramusim.

Debut tersebut memberi awal yang kuat bagi Stones dalam petualangannya di Italia. Ia mencetak gol tunggal pertandingan pada saat Inter menutup rangkaian uji coba sebelum kompetisi resmi.

Sundulan Pavard Berujung Gol Stones

Gol kemenangan berawal dari situasi di kotak penalti Real Betis. Benjamin Pavard mengirim umpan sundulan yang kemudian disambar Stones melalui tembakan sambil memutar badan.

Aksi itu membuat Stones langsung membuka catatan golnya bersama Inter. Bagi pemain berusia 32 tahun tersebut, kontribusi itu terasa lebih berarti karena gol bukan bagian yang sering hadir dalam kariernya.

“Saya sungguh sangat bahagia: sebuah kehormatan bagi saya bisa mencetak gol ini, terutama karena hal seperti ini tidak sering terjadi pada saya,” ujar Stones. Ia menyambut gol tersebut sebagai pencapaian istimewa dalam laga awal bersama klub barunya.

Skor Tipis, Perbedaan Peluang Lebar

Meski laga berakhir dengan selisih satu gol, Inter tampil lebih dominan dalam membangun ancaman. Pasukan Cristian Chivu menciptakan lebih dari dua kali jumlah peluang yang diperoleh Real Betis.

TimJumlah PeluangExpected Goals
Inter Milan161,44 xG
Real Betis70,14 xG

Inter mencatatkan 16 peluang dan 1,44 expected goals dalam pertandingan ini. Real Betis hanya menghasilkan tujuh peluang dengan 0,14 xG, memperlihatkan rendahnya ancaman mereka di depan gawang.

Nicolo Barella berperan besar dalam menggerakkan serangan Inter dari lini tengah. Ia menciptakan lima peluang serta menuntaskan 18 operan di wilayah pertahanan lawan.

Keunggulan statistik itu akhirnya memperoleh pembuktian melalui gol Stones. Inter mampu mengubah tekanan yang dibangun sepanjang laga menjadi kemenangan pada pertandingan terakhir pramusim.

Lautaro Kembali, Stones Memulai Langkah Baru

Pertandingan ini turut menandai kembalinya Lautaro Martinez ke skuad Inter. Kapten tim tersebut sebelumnya membela Argentina hingga babak final Piala Dunia.

Sementara itu, Stones mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan baru yang ia nilai sarat sejarah. Ia mengaku merasakan kebesaran Inter ketika melihat pusat latihan dan koleksi trofi klub.

“Ini adalah jersi yang indah, salah satu yang terindah dalam sejarah sepak bola: Anda bisa merasakan kebesaran klub ini di mana-mana di pusat latihan,” ujar Stones. Ia menegaskan kebanggaannya menjadi bagian dari tim yang ingin menulis lembaran sejarah baru.

Stones juga menilai kemenangan atas Real Betis mencerminkan kerja keras seluruh pemain. Menurutnya, performa tim dalam laga tersebut menjadi sinyal positif menjelang musim mendatang.

“Mengenakan jersi Nerazzurri dan mencetak gol ini terasa spesial, saya sangat antusias dengan apa yang akan datang,” kata Stones. Ia menyebut kemenangan tersebut layak diraih karena seluruh tim bekerja sangat keras.

Persaingan Serie A Menanti

Serie A menjadi medan baru bagi Stones setelah meninggalkan lingkungan yang telah lama dikenalnya. Ia menilai persaingan menuju tiket Liga Champions akan membuat setiap tim menghadapi tantangan besar.

“Serie A sangat ketat, ada banyak tim kuat yang bertarung untuk memperebutkan tiket Liga Champions,” ujar Stones. Ia menyatakan telah keluar dari zona nyaman dan siap melihat perkembangan yang akan terjadi.

Baca Juga