Xavi Hernandez akan memulai tugasnya sebagai pelatih tim nasional Belanda dengan laga besar melawan Jerman di UEFA Nations League. Pertandingan pada 24 September 2026 itu menjadi awal proyek jangka panjang pelatih asal Spanyol tersebut hingga Piala Dunia FIFA 2030.
Mantan pelatih FC Barcelona itu datang dengan gagasan permainan menyerang berbasis penguasaan bola. Xavi ingin gaya tersebut berpadu dengan kreativitas, semangat, dan keteguhan hati yang dimiliki para pemain Belanda.
Baginya, pendekatan tersebut bukan hal asing. Xavi menyebut sepak bola Belanda sebagai salah satu pengaruh besar dalam pembentukan cara pandangnya sejak menimba ilmu di akademi Barcelona.
Jejak Cruyff dan Michels
Johan Cruyff dan Rinus Michels menjadi dua tokoh yang disebut Xavi memiliki pengaruh kuat terhadap dirinya. Keduanya lekat dengan perkembangan gagasan permainan yang menempatkan penguasaan bola dan permainan menyerang sebagai elemen utama.
“Menjadi pelatih Belanda adalah sebuah kehormatan besar. Sebagai alumni akademi FC Barcelona yang sangat dipengaruhi oleh tokoh-tokoh seperti Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasakan hubungan khusus dengan sepak bola Belanda,” kata Xavi.
Ia juga menyinggung dua pelatih Belanda lain dalam perjalanan kariernya, yaitu Louis van Gaal dan Frank Rijkaard. Van Gaal memberi Xavi kesempatan menjalani debut di Barcelona, sedangkan Rijkaard turut membentuk perkembangannya sebagai pemain serta pelatih.
Xavi menilai kedekatannya dengan tradisi permainan Belanda memiliki dasar yang kuat. “Dalam beberapa hal, saya adalah anak dari sepak bola Belanda,” ujarnya.
Menggantikan Koeman dalam Situasi yang Tidak Asing
KNVB mengumumkan penunjukan Xavi sebagai pelatih kepala tim nasional pria Belanda pada Rabu, 12 Agustus 2026. Ia mengambil alih posisi yang sebelumnya ditempati Ronald Koeman.
Pergantian itu mengulang bagian menarik dari karier Xavi di level klub. Pada November 2021, ia juga menggantikan Koeman ketika menerima tugas sebagai pelatih utama FC Barcelona.
Perbedaan kali ini terletak pada ruang lingkup pekerjaannya. Xavi kini memimpin tim nasional dari negara yang memberi banyak inspirasi terhadap filosofi sepak bolanya.
| Periode | Peristiwa | Arti Penting |
|---|---|---|
| 12 Agustus 2026 | KNVB menunjuk Xavi | Menggantikan Ronald Koeman |
| 24 September 2026 | Belanda melawan Jerman | Debut Xavi di UEFA Nations League |
| Sampai 2030 | Kontrak kepelatihan | Berakhir pada Piala Dunia FIFA 2030 |
Pelatih Asing Pertama dalam 53 Tahun
Penunjukan Xavi juga memutus tradisi panjang di tubuh De Oranje. Ia menjadi pelatih asing pertama tim nasional putra Belanda sejak Ernst Happel asal Austria menangani tim tersebut pada 1978.
Dengan demikian, Belanda kembali mempercayakan tim kepada pelatih non-Belanda setelah jeda 53 tahun. KNVB memberikan waktu yang panjang kepada Xavi untuk menyiapkan dan mengembangkan arah permainan tim.
Respons positif datang dari gelandang Belanda, Xavi Simons. Pemain Tottenham Hotspur itu membagikan foto masa kecilnya saat berada di Barcelona bersama Xavi Hernandez.
Simons mengatakan nama depannya terinspirasi dari sang pelatih. “Nama yang menginspirasi nama saya. Selamat datang di Belanda, pelatih Xavi Hernandez,” tulisnya.
Xavi akan bekerja bersama para pemain, staf pelatih, dan seluruh tim KNVB untuk menjalankan fase baru ini. Ujian melawan Jerman akan memberi gambaran awal tentang penerapan identitas menyerang yang dijanjikannya.






