Rotasi kepemimpinan DBS di Asia akan dimulai dari Indonesia pada penghujung 2026. Adrian Chai dijadwalkan mulai menjabat Presiden Direktur DBS Indonesia pada 1 Desember 2026.
Ia mengambil alih posisi dari Lim Chu Chong, yang memimpin bank tersebut sejak 2022. Lim kemudian akan melanjutkan penugasan sebagai CEO DBS Taiwan mulai 1 Januari 2027.
Perubahan ini bukan hanya pergantian pimpinan di Indonesia. DBS juga menyiapkan transisi di Hong Kong dengan menunjuk Ng Sier Han sebagai CEO mulai 1 Maret 2027.
Ng Sier Han akan menggantikan Sebastian Paredes yang memasuki masa pensiun. Setelah melepaskan jabatan CEO DBS Hong Kong, Paredes akan menjalankan peran sebagai Senior Advisor.
Susunan perubahan di tiga pasar
Pengangkatan para eksekutif tersebut berlangsung dalam jadwal berbeda. Rangkaian ini mencakup pasar Indonesia, Taiwan, dan Hong Kong.
| Nama | Jabatan Tujuan | Tanggal Berlaku |
|---|---|---|
| Adrian Chai | Presiden Direktur DBS Indonesia | 1 Desember 2026 |
| Lim Chu Chong | CEO DBS Taiwan | 1 Januari 2027 |
| Ng Sier Han | CEO DBS Hong Kong | 1 Maret 2027 |
CEO DBS Tan Su Shan menyampaikan pandangannya mengenai penunjukan para pemimpin senior tersebut. “Saya yakin mereka akan terus memperkuat jaringan bisnis kami dan membawanya mencapai pencapaian yang lebih tinggi lagi,” kata Tan Su Shan.
Di Indonesia, perhatian transisi akan tertuju pada latar belakang Chai di perbankan institusional. Sebelum penunjukan ini, ia menjabat Managing Director di Institutional Banking Group DBS.
Dalam tugas itu, Chai menangani sektor otomotif, pangan dan agribisnis, serta logam dan pertambangan. Ia juga berperan dalam upaya DBS menjadi mitra bagi perusahaan multinasional di Asia.
Rekam jejak Chai mencakup pembentukan IBG Foreign Direct Investment Desk pada 2023. Unit tersebut dibentuk untuk menangkap peluang arus investasi asing di Singapura dan kawasan Asean.
Pengalamannya di jaringan DBS juga mencakup China. Ia pernah menjadi Head of Large Corporates di DBS China selama 2013 hingga 2018.
Warisan Lim di DBS Indonesia
Lim Chu Chong akan mengakhiri masa tugasnya sebagai pemimpin DBS Indonesia setelah menjabat sejak 2022. Dalam masa kepemimpinannya, DBS Indonesia mencatat pertumbuhan laba bersih dua digit pada 2025.
Ia juga memperkuat pembiayaan berkelanjutan dan wealth management. Pencapaian tersebut menjadi bagian dari kondisi bisnis yang akan diteruskan Chai setelah mulai memimpin pada Desember 2026.
Mengutip Investor Daily, pengangkatan Chai diumumkan bersama sejumlah pergeseran jabatan senior di lingkungan DBS. Jadwal itu membuat peralihan di Indonesia terjadi lebih awal dibanding penugasan baru Lim di Taiwan.
Dengan susunan tersebut, Adrian Chai akan lebih dahulu menjalankan mandatnya di Indonesia sebelum Lim memulai jabatan regional berikutnya. DBS menempatkan rotasi ini sebagai bagian dari perubahan kepemimpinan di sejumlah pasar utama Asia.






