Pencak Silat Tak Hanya Dilatih, Pelestarinya Bisa Dinominasikan di DPD RI Awards 2026

Pencak silat yang diwariskan lewat perguruan, komunitas, dan pengajaran masyarakat memiliki ruang pengakuan dalam DPD RI Awards 2026. Para penjaganya dapat dinominasikan sebagai Pelestari Budaya Daerah.

Nominasi penghargaan ini dibuka sampai 21 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Pengusulan kandidat dilakukan oleh publik melalui formulir pada awards.dpd.go.id/nominasi.

Penghargaan tersebut relevan bagi individu yang tidak sekadar mengajarkan gerakan bela diri tradisional. Mereka juga menjaga nilai, tradisi, pengetahuan lokal, dan identitas budaya yang terus diwariskan antargenerasi.

Pencak silat telah memperoleh pengakuan dunia sebagai warisan budaya tak benda UNESCO. Status itu ditetapkan pada sidang ke-14 Intergovernmental Committee for the Safeguarding of the Intangible Cultural Heritage di Bogota, Kolombia, pada 9-14 Desember 2019.

Dalam konteks penghargaan, pelestarian budaya mencakup pengembangan sekaligus promosi budaya daerah. Aktivitas itu dapat dijalankan di lingkungan setempat maupun diperkenalkan ke tingkat nasional dan internasional.

Ruang bagi penggerak dari daerah

DPD RI Awards 2026 membuka empat kategori bagi individu yang memberi dampak nyata di daerahnya. Ajang ini juga menyediakan Special Recognition Awards untuk tokoh, individu, atau kelompok dengan kontribusi yang konsisten dan berkelanjutan.

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin sebelumnya menyebut DPD Awards sebagai panggung penghormatan bagi tokoh inspiratif dari berbagai wilayah. Ia menilai banyak figur daerah bekerja nyata bagi masyarakat tanpa selalu mendapat sorotan publik nasional.

Dalam DPD Awards 2025, Sultan mengatakan kekuatan pembangunan Indonesia tidak hanya bertumpu pada pusat pemerintahan atau kota besar. Ia menekankan pentingnya inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara.

“Melalui ajang ini, DPD RI ingin mempertegas bahwa kekuatan pembangunan Indonesia bertumpu pada inisiatif dan kerja keras masyarakat di seluruh wilayah Nusantara, bukan hanya pada pusat pemerintahan dan kota-kota besar,” kata Sultan.

DPD RI berharap penghargaan itu membuka peluang apresiasi bagi lebih banyak sosok yang berkarya untuk masyarakat. Para penerima diharapkan dapat mendorong inspirasi dan dampak serupa di daerah lain.

Daftar kategori DPD RI Awards 2026

No.KategoriFokus Penghargaan
1Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar SekolahPerluasan kesempatan belajar melalui pendidikan nonformal
2Inovator Teknologi KesehatanInovasi kesehatan dari individu, profesional, atau akademisi
3Penggerak Desa Mandiri PanganPenguatan pangan lokal dan pemberdayaan warga desa
4Pelestari Budaya DaerahPengembangan, pelestarian, dan promosi budaya daerah

1. Inovator Pendidikan Non-Formal/Pendidikan Luar Sekolah

Kategori ini diberikan kepada individu yang berdedikasi dalam pengembangan pendidikan nonformal atau pendidikan luar sekolah. Fokusnya adalah perluasan akses dan kesempatan belajar bagi masyarakat.

2. Inovator Teknologi Kesehatan

Penghargaan ini ditujukan kepada individu, profesional, maupun akademisi yang menghasilkan inovasi di bidang kesehatan. Inovasi tersebut dapat berupa riset klinis atau laboratorium, penemuan obat, terapi, dan alat kesehatan yang memberi manfaat bagi masyarakat.

3. Penggerak Desa Mandiri Pangan

Kategori ketiga memberi perhatian pada tokoh yang mendorong kemandirian pangan desa. Bentuk kontribusinya dapat berupa pemanfaatan pangan lokal, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan ketahanan pangan secara berkelanjutan.

4. Pelestari Budaya Daerah

Kategori ini ditujukan bagi individu yang berinovasi dalam mengembangkan dan melestarikan budaya daerah. Guru, pengajar, komunitas, serta tokoh penjaga pencak silat dapat masuk dalam kategori ini apabila kiprahnya memenuhi penilaian pelestarian budaya.

Penggerak perubahan di sektor pendidikan, sosial, kesehatan, pariwisata, ekonomi kreatif, kebudayaan, hingga lingkungan menjadi perhatian DPD RI. Bagi pelestari tradisi bela diri, pengajuan ke Pelestari Budaya Daerah menjadi kesempatan untuk memperlihatkan dampak kerja budaya yang telah berlangsung di masyarakat.

Baca Juga