Bermain Bersama Profesional, 100 Amatir Hadapi Tekanan di Bogor

Kesempatan bermain bersama 100 pegolf profesional akan menjadi pengalaman kompetitif bagi 100 pegolf amatir di Bogor. Mereka tidak hanya melengkapi kategori pro-am team, tetapi juga menghadapi tekanan turnamen dalam The Indonesia Pro-Am 2026.

Para amatir harus menjaga permainan saat menjalani dua putaran awal di dua lapangan berbeda. East Course dan West Course di Gunung Geulis Country Club akan menjadi arena penentu sebelum putaran final.

Format pro-am memberi ruang bagi pemain amatir untuk merasakan langsung atmosfer persaingan profesional. Tantangannya mencakup ketepatan teknik, kemampuan menyusun strategi, serta kesiapan mental di tengah perubahan karakter lapangan.

Jadwal dan Komposisi Peserta

The Indonesia Pro-Am 2026 presented by Combiphar & Nomura dijadwalkan berlangsung pada 19-21 Agustus 2026. Turnamen ini digelar di Gunung Geulis Country Club, Bogor, dan menjadi edisi keempat sejak pertama kali hadir pada 2023.

KategoriRincian
Peserta100 profesional dan 100 amatir
Putaran awalEast Course dan West Course
Hadiah individual profesional125 ribu dolar AS
Hadiah pro-am team25 ribu dolar AS

Kompetisi ini merupakan bagian dari kalender Asian Development Tour. Selain persaingan individual untuk pemain profesional, turnamen juga menghadirkan kategori tim yang mempertemukan pegolf profesional dan amatir.

Total hadiah bagi pegolf profesional mencapai 150 ribu dolar AS. Hadiah tersebut terbagi antara kompetisi individual dan pro-am team.

Gunung Geulis Country Club kembali dipercaya sebagai tuan rumah untuk kali keempat. Klub golf ini memiliki dua lapangan 18-hole dan telah menjadi lokasi berbagai ajang ADT sejak 2016.

Adaptasi Menjadi Kunci

Letak lapangan di kawasan pegunungan menambah unsur tantangan bagi seluruh peserta. Perbedaan kondisi di dua course menuntut pemain untuk tidak hanya mengandalkan satu pola permainan.

Peserta akan bergantian bermain di East Course dan West Course dalam dua putaran pertama. Kemampuan membaca situasi lapangan menjadi faktor penting untuk menjaga peluang menuju tahap akhir.

Tiga edisi sebelumnya memperlihatkan persaingan pro-am yang melibatkan kombinasi pemain dari berbagai negara. Pasangan juara datang dari Thailand, Malaysia, Australia, dan Indonesia.

Dari Indonesia, Kevin Caesario Akbar kembali dijadwalkan tampil setelah menjadi juara pada edisi perdana 2023. Naraajie Emerald Ramadhan Putra juga akan bersaing dengan bekal tiga gelar Asian Development Tour.

Pada The Indonesia Pro-Am 2025, Naraajie finis T3 dengan skor 14-under. Ia hanya terpaut satu pukulan dari Nopparat Panichphol, pegolf Thailand yang menjadi juara.

Dukungan Pembinaan Pegolf

Combiphar telah mendukung penyelenggaraan event ADT di Indonesia sejak 2016. Perusahaan itu menggunakan olahraga untuk mendorong gaya hidup sehat dan aktif melalui semangat “Championing A Healthy Tomorrow.”

President Director Combiphar Michael Wanandi menyebut turnamen ini dirancang untuk memberi pengalaman kompetitif yang bernilai bagi pegolf amatir Indonesia. Dukungan tersebut juga diarahkan agar pegolf profesional Indonesia dapat terus mengejar prestasi di tingkat internasional.

Bagi 100 peserta amatir, turnamen ini membuka kesempatan mengukur kesiapan saat bersaing di lingkungan profesional. Dua lapangan di Bogor akan menguji apakah permainan mereka mampu tetap stabil ketika tekanan pertandingan meningkat.

Baca Juga