Juara Grup B Coquimbo Unido Tersandung, Platense Bawa Modal ke Chile

Status juara Grup B belum cukup membantu Coquimbo Unido menghindari kekalahan pada leg pertama babak 16 besar Copa Libertadores 2026. Klub Chile itu harus menerima hasil 0-1 saat bertandang ke markas Platense dan kini berada dalam posisi mengejar.

Platense akan membawa keunggulan agregat tipis tersebut ke leg kedua di Estadio Francisco Sanchez Rumoroso, Chile. Laga penentuan dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 19 Agustus 2026 pukul 18.00 waktu setempat.

Perjalanan Kuat dari Fase Grup

Coquimbo Unido menutup fase grup sebagai pemuncak Grup B dengan koleksi 10 poin. Mereka unggul dua poin atas Deportes Tolima, sementara Nacional dan Universitario berada di bawah dua tim tersebut.

PosisiTimPoinSelisih Gol
1Coquimbo Unido10+2
2Deportes Tolima8+1
3Nacional8-2
4Universitario6-1

Posisi pertama itu dipastikan setelah Coquimbo Unido menang 3-0 atas Deportes Tolima pada pertandingan kelima. Manuel Fernandez, Cristian Zavala, dan Nicolas Johansen menjadi pencetak gol dalam laga penting tersebut.

Hasil imbang 0-0 antara Nacional dan Universitario kemudian mengunci posisi Coquimbo Unido di puncak klasemen. Kelolosan ke fase gugur menjadi bagian bersejarah dalam perjalanan klub yang dilatih Hernan Caputto itu.

Gimenez Mengubah Situasi Agregat

Modal dari fase grup tidak cukup bagi Coquimbo Unido untuk membawa pulang hasil positif dari Argentina. Platense menang 1-0 di Estadio Ciudad de Vicente Lopez pada Rabu, 12 Agustus 2026 pukul 18.00 waktu setempat.

Luciano Gimenez mencetak gol tunggal pertandingan pada menit ke-34. Ia menyambut umpan silang Saborido dari sisi kanan dengan sundulan yang tidak dapat dijangkau Diego Sanchez.

Tandukan mantan pemain Huracan itu membuat Platense mengamankan kemenangan di hadapan pendukungnya. Keunggulan satu gol tersebut penting, tetapi belum menutup kemungkinan perubahan keadaan pada pertandingan berikutnya.

Caputto Menatap Laga Kandang

Caputto menekankan bahwa timnya ingin menikmati kesempatan tampil dalam perjalanan bersejarah di Copa Libertadores. “Kami ingin menikmati,” kata Caputto mengenai keikutsertaan Coquimbo Unido di kompetisi itu.

Pernyataan tersebut kini mendapat konteks baru menjelang duel di Chile. Coquimbo Unido perlu memanfaatkan laga kandang untuk membalikkan posisi, sementara Platense hanya perlu menjaga keunggulan yang telah dibangun.

Simbol Penghormatan Sebelum Pertarungan

Nuansa bersejarah pertandingan ini juga terlihat sebelum leg pertama dimulai. Manajemen Coquimbo Unido menyerahkan ukiran kayu mascaron de proa kepada Platense sebagai cenderamata khusus.

Melalui media sosial resmi, Coquimbo Unido menggambarkannya sebagai “sebuah mascaron de proa legendaris yang diubah menjadi sejarah dengan identitas PIRATA, diukir dengan setiap detail untuk mengabadikan PERTEMPURAN SAMUDERA.” Sebelumnya, klub itu juga membawa cenderamata berbahan kulit berbentuk peta perjalanan ketika mengunjungi Nacional pada fase grup.

Setelah penghormatan simbolis tersebut, persaingan kini beralih sepenuhnya ke lapangan. Coquimbo Unido harus menghapus ketertinggalan 0-1 jika ingin melanjutkan kiprah mereka, sedangkan Platense berupaya mempertahankan modal dari Vicente Lopez.

Baca Juga