GOTO tidak hanya keluar dari MSCI Global Standard Indexes, tetapi juga tidak memperoleh tempat di kelompok MSCI Global Small Cap Indexes. Keputusan itu menjadi salah satu perubahan penting dalam evaluasi terbaru MSCI untuk saham Indonesia.
Pada saat bersamaan, sembilan emiten lain dicoret dari kelompok Global Small Cap. Keseluruhan perubahan tersebut dapat memengaruhi perhatian investor terhadap pergerakan dana asing menjelang akhir Agustus 2026.
Perbedaan Nasib GOTO dan CPIN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO resmi keluar dari indeks global utama MSCI. BRI Danareksa Sekuritas atau BRIDS sebelumnya menilai saham ini berisiko dihapus karena likuiditas mengering pada harga batas bawah Rp50.
Nasib PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk atau CPIN berbeda. CPIN dikeluarkan dari MSCI Global Standard Indexes, namun dipindahkan ke MSCI Global Small Cap Indexes.
Artinya, CPIN masih tercatat pada salah satu indeks MSCI setelah evaluasi tersebut. Sementara GOTO tidak masuk dalam dua kategori yang disebut dalam pengumuman perubahan komposisi itu.
| Saham | Indeks Sebelumnya | Hasil Evaluasi |
|---|---|---|
| GOTO | Global Standard | Keluar dari indeks |
| CPIN | Global Standard | Masuk Global Small Cap |
Daftar 9 Emiten yang Dihapus
MSCI menghapus sembilan saham dari MSCI Global Small Cap Indexes untuk Indonesia. Jumlah ini disebut melampaui proyeksi yang sebelumnya disampaikan BRIDS.
| Kode | Emiten | Status |
|---|---|---|
| BUKA | PT Bukalapak.com Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
| ARTO | PT Bank Jago Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
| ESSA | PT Essa Industries Indonesia Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
| RATU | PT Raharja Energi Cepu Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
| SMGR | PT Semen Indonesia (Persero) Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
| HEAL | PT Medikaloka Hermina Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
| FILM | PT MD Entertainment Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
| KPIG | PT MNC Tourism Indonesia Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
| TCPI | PT Transcoal Pacific Tbk | Keluar dari Global Small Cap |
Daftar tersebut mencakup emiten dari beragam sektor, termasuk teknologi, perbankan, energi, industri semen, layanan kesehatan, hiburan, pariwisata, dan transportasi. ESSA disebut sebagai emiten milik Garibaldi Boy Thohir, sementara RATU merupakan emiten milik Hapsoro.
FILM dan Masa Penyesuaian Portofolio
Penghapusan FILM dikaitkan dengan isu konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi atau high shareholding concentration. Faktor ini menjadi konteks yang menyertai rangkaian penyesuaian portofolio MSCI kali ini.
MSCI mengumumkan perubahan komposisi indeks pada Kamis, 13 Agustus 2026. Lembaga tersebut menyatakan seluruh perubahan mulai berlaku pada penutupan pasar 31 Agustus 2026.
“Semua perubahan akan diberlakukan mulai penutupan pasar pada 31 Agustus 2026,” tulis MSCI dalam pengumumannya. Investor dapat membedakan saham yang benar-benar keluar dari indeks dengan emiten seperti CPIN yang hanya berpindah kategori.






