Sekali Isi Bisa 380 Km, Van Listrik Daytrans Disiapkan untuk Rute Antarkota

Daytrans mengandalkan baterai 82,8 kWh pada Farizon Supervan untuk menjalankan layanan shuttle listrik antarprovinsi. Van tersebut disebut mampu menempuh jarak sekitar 360 km hingga 380 km dalam sekali pengisian daya.

Jarak tempuh itu menjadi bekal penting untuk rute Jakarta-Semarang dan Jakarta-Cilegon yang kini dilayani kendaraan tersebut. Penggunaan baterai berkapasitas besar ditujukan agar operasional perjalanan antarkota tidak perlu mengandalkan pengisian daya di tengah rute.

Baterai Besar untuk Menjaga Operasional

Daytrans memakai Farizon Supervan dengan baterai tipe tertinggi di kelasnya, yakni berkapasitas 82,8 kWh. Kendaraan ini juga mendukung pengisian daya cepat yang diarahkan untuk mengurangi waktu henti saat berada di pool.

Pengisian cepat memberi dukungan bagi layanan komersial yang memerlukan perputaran kendaraan secara efisien. Dengan demikian, jadwal operasional shuttle dapat tetap berjalan tanpa waktu tunggu pengisian yang terlalu panjang.

KomponenSpesifikasi
VarianSV High Roof
Kapasitas baterai82,8 kWh
Jarak tempuhSekitar 360-380 km
Kapasitas penumpang15 orang termasuk sopir
Panjang kendaraan5.995 mm
Lebar kendaraan1.980 mm
Tinggi kendaraan2.500 mm

Dipilih karena Kabin yang Tidak Sempit

Selain daya jelajah, konfigurasi kabin menjadi alasan penting pemakaian Farizon Supervan sebagai angkutan antar-jemput. Daytrans memilih varian SV High Roof yang mempunyai tinggi ruang kabin sekitar 1,8 meter.

Ukuran itu memungkinkan penumpang dengan tinggi sekitar 170 hingga 180 cm berdiri di dalam kendaraan. Kondisi tersebut memberi keleluasaan lebih besar ketika penumpang berpindah tempat atau bersiap turun.

Alfahmi Armis selaku Branch Manager Farizon Arista Tebet menjelaskan bahwa perbedaan utama High Roof dan Medium Roof terletak pada bagian atap. Ia mengatakan kepada Kompas.com, “SV High Roof yang atapnya lebih di tinggi di dalamnya. Tingginya sekitar 2,5 meter dan kalau di dalamnya sekitar 1,8 meter.”

Bukaan Lebar untuk Penumpang dan Barang

Farizon Supervan tidak menggunakan pilar B pada akses sampingnya sehingga menciptakan bukaan pintu yang lebih lapang. Rancangan ini dapat membantu mempercepat proses naik dan turun penumpang pada titik keberangkatan shuttle.

Panjang bodi 5.995 mm dan lebar 1.980 mm menopang konfigurasi hingga 15 orang termasuk pengemudi. Di bagian belakang, pintu bagasi dapat dibuka lebar agar proses memasukkan maupun mengeluarkan barang bawaan lebih mudah.

Kombinasi jangkauan baterai, kabin tinggi, serta akses luas membuat kendaraan ini diarahkan untuk kebutuhan perjalanan antarkota. Seluruh elemen tersebut mendukung peran van listrik ini dalam layanan shuttle Daytrans.

Baca Juga