Celtic melanjutkan pembangunan ulang skuad dengan merekrut Haissem Hassan dari Real Oviedo. Winger berusia 24 tahun itu menjadi pemain ketiga yang dibawa Martin O’Neill pada bursa transfer musim panas ini.
Langkah tersebut diambil setelah Celtic kehilangan lebih dari selusin pemain seusai meraih double winners musim lalu. O’Neill memilih menambah kualitas serangan ketika klub bersiap menjalani agenda penting di kompetisi Eropa.
Hassan menandatangani kontrak berdurasi empat tahun dengan opsi perpanjangan selama satu tahun. Pemain kelahiran Paris itu datang dengan pengalaman panjang di sepak bola Spanyol dan rekam jejak internasional bersama Mesir.
Tiga Tambahan untuk Lini Depan
Celtic sebelumnya telah mendatangkan Kasper Hogh dari Bodo/Glimt dan Camilo Duran dari Qarabag. Ketiganya memberi O’Neill pilihan berbeda untuk menyusun kombinasi baru di lini depan.
| Pemain | Klub Sebelumnya | Peran |
|---|---|---|
| Haissem Hassan | Real Oviedo | Winger |
| Kasper Hogh | Bodo/Glimt | Striker |
| Camilo Duran | Qarabag | Penyerang/Winger |
Hassan diproyeksikan mengisi sisi kanan, sementara Duran dapat bermain dari sisi kiri. Hogh berpeluang menjadi target utama di depan apabila Celtic memakai susunan dengan satu penyerang tengah.
O’Neill juga membuka kemungkinan menurunkan dua penyerang. Dalam pola tersebut, Hassan dapat berfungsi sebagai pemasok bola dari area lebar untuk menciptakan peluang bagi pemain di kotak penalti.
Karakter Menyerang dari Sisi Kanan
Hassan adalah pemain kidal yang kerap beroperasi dari sayap kanan. Ia dikenal berani membawa bola, menghadapi bek lawan, dan bergerak menuju area yang lebih sentral.
Karakter tersebut dinilai dapat memberi Celtic alternatif ketika menghadapi pertahanan rapat. Serangan dari sisi lapangan juga dapat membantu menghubungkan pemain tengah dengan penyerang.
Modal permainan Hassan terlihat ketika ia membela Mesir di Piala Dunia 2026. Ia hanya mencatat 126 menit bermain karena kendala registrasi pada fase grup, tetapi tetap menunjukkan pengaruh dalam waktu terbatas.
Data turnamen memperlihatkan rata-rata 6,4 percobaan dribel per 90 menit dari Hassan. Dalam laga melawan Argentina, ia melewati Enzo Fernandez sebelum memberikan assist kepada Mostafa Zico.
Mesir nyaris menumbangkan Argentina pada pertandingan tersebut. Namun, laga berakhir 3-2 untuk Argentina dalam duel yang diwarnai kontroversi.
Persaingan untuk Mendatangkannya
O’Neill menyatakan proses mendapatkan Hassan tidak mudah karena sejumlah klub lain juga menunjukkan minat. “Klub telah bekerja sangat baik untuk mendapatkan pemain dengan kualitas seperti dia, di tengah minat dari banyak klub lain,” ujar O’Neill.
Manajer Celtic itu menilai Hassan memiliki kemampuan serta pengalaman untuk bermain di level tinggi. Pertimbangan itu membuatnya cocok dengan arah proyek pembaruan yang sedang dijalankan klub.
Sebelum bersama Real Oviedo, Hassan pernah bermain untuk Villarreal B, Mirandes, dan Sporting Gijon. Ia kemudian membantu Oviedo promosi ke La Liga, meski klub tersebut kembali terdegradasi pada musim lalu.
Menurut laporan Media Indonesia, Hassan berpeluang segera masuk dalam rencana utama di sisi kanan Celtic. Kehadirannya menjadi relevan menjelang laga play-off Liga Champions melawan LASK yang dijadwalkan berlangsung Rabu mendatang.
Celtic tiba dalam momentum baik setelah menang 5-1 atas Kilmarnock pada pertandingan terakhir. Integrasi Hassan akan menentukan seberapa cepat tambahan kreativitas dari sayap dapat dimanfaatkan dalam susunan baru O’Neill.






