Tanpa Butuh Modal, Bayern Buka Ruang Viessmann Masuk dengan 5 Persen Saham

FC Bayern München menjual lima persen saham FC Bayern AG kepada Viessmann Generations Group meski klub disebut tidak membutuhkan suntikan modal. Langkah ini membuat kepemilikan klub induk berkurang dari 75 persen menjadi 70 persen.

Transaksi tersebut menandai masuknya entitas investasi Viessmann ke jajaran pemegang saham Bayern. Keputusan itu diambil jajaran pengurus di bawah pimpinan Presiden Klub Herbert Hainer.

Porsi lima persen itu merupakan batas yang dapat dilepas klub tanpa meminta persetujuan para anggota. Ketentuan tersebut menjadi dasar penting bagi Bayern untuk menjalankan transaksi ini.

Batas Penjualan Saham Tanpa Persetujuan Anggota

Pada rapat umum pemegang saham tahun 2021, usulan untuk menetapkan kepemilikan minimal klub induk sebesar 75 persen tidak memperoleh kuorum mayoritas tiga perempat suara. Akibatnya, aturan yang berlaku memberi ruang bagi penjualan maksimal lima persen saham tanpa persetujuan anggota.

Penjualan saham di atas lima persen memerlukan dukungan mayoritas dua pertiga suara. Batas itu juga berkaitan dengan kesepakatan klub untuk tidak menjual lebih dari 30 persen kepemilikannya.

Uli Hoeneß pernah memaparkan mekanisme tersebut dalam podcast pada November 2025. “Kami memiliki kesepakatan dengan para anggota kami bahwa kami tidak akan menjual lebih dari 30 persen. Secara teoritis kami bisa menjual 5 persen tanpa bertanya kepada anggota. Untuk lebih dari itu kami butuh mayoritas dua pertiga.”

Mantan Presiden Bayern itu menyatakan mayoritas untuk penjualan yang lebih besar tidak akan pernah diperoleh. Karena itu, pelepasan lima persen saham menjadi opsi yang masih tersedia dalam aturan kepemilikan klub.

Viessmann Generations Group sebagai Pembeli

Menurut TZ dan Merkur, saham tersebut dibeli oleh entitas investasi yang berbasis di Battenberg. Pihak humas perusahaan di Allendorf mengonfirmasi bahwa pembelinya adalah Viessmann Generations Group, bukan Viessmann Climate Solutions.

Pembedaan itu penting karena Viessmann Climate Solutions telah menjadi mitra sponsor Bayern. Viessmann Generations Group mengelola dana investasi dari hasil penjualan bisnis teknologi iklim Viessmann.

Kelompok tersebut mengelola dana senilai 12 miliar euro. Dana itu berasal dari penjualan divisi teknologi iklim Viessmann kepada Carrier pada 2023.

Hubungan Viessmann dengan Bayern sebelumnya juga berkembang di tingkat pengawasan klub. CEO Max Viessmann masuk ke dewan pengawas Bayern pada Februari 2026.

Struktur Kepemilikan Setelah Transaksi

Setelah penjualan, klub induk tetap menjadi pemegang saham terbesar dengan porsi 70 persen. Tiga mitra utama Bayern, yakni Adidas, Audi, dan Allianz, masing-masing mempertahankan kepemilikan 8,33 persen.

Pemegang SahamPorsi Saham
Klub induk FC Bayern München70 persen
Adidas8,33 persen
Audi8,33 persen
Allianz8,33 persen
Viessmann Generations Group5 persen

Komposisi tersebut memperlihatkan bahwa klub induk masih menguasai mayoritas saham FC Bayern AG. Namun, porsinya kini berada di bawah angka 75 persen yang dipegang sebelum transaksi.

Sponsor dan Investasi Tidak Sama

Viessmann Climate Solutions tetap menjalankan kerja sama sponsor secara terpisah dari akuisisi saham oleh Viessmann Generations Group. Kemitraan itu dimulai di China pada 2018, lalu diperluas ke Asia Tenggara pada 2021.

Pada 2023, kerja sama tersebut menjadi kemitraan global dan mencakup sponsor tim wanita Bayern. Kegiatannya mendukung target keberlanjutan klub serta penyampaian informasi mengenai solusi pemanas dan pendingin udara hemat energi.

Dalam aktivitasnya, Viessmann Climate Solutions juga mengangkat penggunaan pompa kalor dan energi terbarukan bagi penggemar serta pengunjung. Investasi saham dan kemitraan sponsor itu berjalan melalui dua entitas Viessmann yang berbeda.

Baca Juga