Terbangun dari Tidur, Awkarin Sempat Mengira Pintu Kamarnya Diketuk di Lombok

Awkarin sempat mengira ada orang yang mengetuk pintu kamarnya ketika terbangun saat beristirahat di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dugaan itu berubah setelah ia menyadari kasurnya bergoyang karena getaran gempa.

Karin Novilda, yang dikenal sebagai Awkarin, berada di lantai atas ketika peristiwa itu terjadi. Ia kemudian memilih turun dari kamar setelah memahami penyebab gerakan pada tempat tidurnya.

Pengalaman tersebut dibagikan Awkarin melalui media sosial pada Minggu, 16 Agustus 2026. Dalam unggahan itu, ia menceritakan momen ketika suasana liburannya mendadak berubah akibat guncangan.

“Gue pikir ada yang ngetok kamar gue, ternyata bukan ketokan pintu tetapi kasur gue goyang, ya sudah gue turun,” kata Awkarin. Ia menggambarkan reaksi spontan saat getaran terus dirasakan di dalam kamar.

Panik di Tengah Lingkungan yang Tenang

Awkarin mengaku panik ketika menyadari getaran tersebut bukan berasal dari ketukan pintu. Sebaliknya, orang-orang lokal dan wisatawan asing yang dilihatnya di sekitar lokasi tampak tetap tenang.

“Wkwkwk gue panik, dan orang-orang lokal dan bule pada santai saja,” lanjutnya. Setelah kondisi dipastikan aman, ia kembali beristirahat.

Ia juga mempertanyakan kelanjutan rencana selancar yang akan dijalaninya. “Ini gue enggak usah surfing dulu kan ya?” ucap Awkarin dalam unggahan yang sama.

Pertanyaan itu muncul setelah getaran gempa menginterupsi waktu istirahatnya. Tidak ada keterangan lain dalam unggahan tersebut mengenai perubahan rencana kegiatannya.

Gempa Magnitudo 7,7 dari Nusa Tenggara Timur

Getaran yang sampai ke Lombok berkaitan dengan gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan informasi yang dimuat Beritasatu.com, gempa terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026, pukul 04.58 Wita.

Awkarin termasuk warga yang merasakan dampak getaran gempa tersebut dari wilayah Lombok. Ceritanya menyoroti bagaimana guncangan dapat terasa hingga ke lokasi lain dan mengejutkan orang yang sedang beristirahat.

Dalam unggahannya, Awkarin juga menjelaskan bahwa dirinya mudah terbangun ketika tidur. Ia menyebut gerakan kasur membuatnya terjaga meski sebelumnya tertidur lelap setelah mengonsumsi minuman alkohol.

“Gue itu gampang banget kebangun walaupun semabuk apa pun tadi malam, gue kebangun gara-gara tempat tidur gue bergerak, jadinya akhirnya gue ke bangun,” ujar Awkarin. Keterangan tersebut menjadi bagian dari kronologi yang ia bagikan mengenai getaran gempa di Lombok.

Baca Juga