Arsenal mengalahkan Manchester City dengan skor 3-0 untuk merebut Community Shield pada Minggu (16/8). Kemenangan itu dibangun lewat penyelesaian peluang yang lebih baik dibanding lawannya.
Riccardo Calafiori, Kai Havertz, dan Martin Odegaard menjadi tiga pencetak gol Arsenal. City tidak mampu membalas satu gol pun meski mencatatkan lebih banyak tembakan dalam pertandingan tersebut.
| Catatan Pertandingan | Manchester City | Arsenal |
|---|---|---|
| Gol | 0 | 3 |
| Tembakan | 5 | 4 |
| Pencetak gol | – | Calafiori, Havertz, Odegaard |
Manchester City menghasilkan lima percobaan, sedangkan Arsenal mencatatkan empat tembakan. Perbedaan itu tidak mengubah hasil karena Arsenal mampu mengonversi peluang menjadi tiga gol.
David Raya tampil kukuh untuk menjaga gawang Arsenal tidak kebobolan. Penampilannya menjadi salah satu faktor yang membuat seluruh percobaan City berakhir tanpa gol.
Haaland Sulit Memberi Dampak
Di tengah kegagalan City mencetak gol, Erling Haaland menjalani laga yang sangat sepi. Ia hanya menyentuh bola tujuh kali selama 53 menit bermain.
Haaland tidak memenangi satu duel pun dalam pertandingan ini. Pergerakannya dapat diredam oleh Gabriel Magalhaes dan barisan pertahanan Arsenal.
Penyerang asal Norwegia itu dua kali menyentuh bola di dalam kotak penalti Arsenal. Ia menghasilkan dua tembakan, dengan satu percobaan mengarah tepat ke gawang.
| Rincian Penampilan Erling Haaland | Jumlah |
|---|---|
| Menit bermain | 53 |
| Sentuhan bola | 7 |
| Sentuhan di kotak penalti Arsenal | 2 |
| Tembakan | 2 |
| Tembakan tepat sasaran | 1 |
| Umpan sukses | 5 |
| Duel dimenangkan | 0 |
Menurut data Squawka yang dikutip sport.detik.com, Haaland sekali berada dalam posisi offside. Ia juga hanya membukukan lima umpan sukses sebelum meninggalkan lapangan.
Angka-angka tersebut menunjukkan terbatasnya aliran bola yang sampai kepada Haaland. City kesulitan memberi pengaruh melalui penyerang yang biasanya menjadi andalan di lini depan.
Efektivitas Menentukan Hasil
Arsenal tidak memerlukan dominasi jumlah tembakan untuk menguasai hasil akhir. Ketajaman Calafiori, Havertz, dan Odegaard menjadi pembeda utama dalam perebutan trofi.
Bagi Manchester City, hasil ini menyisakan pekerjaan rumah setelah pertahanan Arsenal sulit ditembus. Performa Haaland juga menjadi sorotan menjelang dimulainya Liga Inggris musim 2026/27.
Community Shield memang hanya satu pertandingan, tetapi laga ini mempertegas kualitas pengawalan Arsenal terhadap Haaland. Tantangan berikutnya bagi City adalah mengembalikan ketajaman sang penyerang pada kompetisi liga.






