Ajax Selamat dari Tekanan Shelbourne, Paes Kebobolan tetapi Tiket Playoff Aman

Ajax Amsterdam berhasil menjaga peluang tampil di fase grup UEFA Conference League setelah menahan Shelbourne 2-2 di Dublin. Tekanan tuan rumah hingga penghujung laga tidak mengubah nasib Ajax karena mereka menang agregat 5-3.

Maarten Paes harus memungut bola dua kali dari gawangnya dalam pertandingan tersebut. Kiper Ajax itu menghadapi lima tembakan tepat sasaran, tetapi keunggulan leg pertama menjadi pembeda utama.

Gol Menit ke-85 Tidak Cukup

Shelbourne menutup pertandingan dengan gol Sean Moore pada menit ke-85 untuk menyamakan skor. Gol itu membuka harapan tuan rumah, tetapi mereka masih membutuhkan tambahan dua gol untuk membalikkan agregat.

Ajax sebelumnya telah membangun fondasi kelolosan lewat kemenangan 3-1 pada leg pertama. Dengan skor imbang di Tolka Park, tim tamu berhak melanjutkan perjalanan ke fase playoff.

FaseHasilPosisi Ajax
Leg pertamaAjax 3-1 ShelbourneUnggul dua gol
Leg keduaShelbourne 2-2 AjaxLolos agregat 5-3

Hasil di Dublin menunjukkan bahwa Ajax tidak sepenuhnya mampu meredam serangan Shelbourne. Namun, efektivitas mereka pada leg pertama memberi ruang yang cukup untuk bertahan dari tekanan dalam duel penentuan.

Brandt dan Gaaei Sempat Membawa Keunggulan

Ajax membuka skor melalui Julian Brandt pada menit ke-20. Tembakannya mengarah ke pojok gawang dan memberi tim tamu awal yang menjanjikan.

Shelbourne membalas lewat Evan Caffrey yang mencetak gol dari jarak jauh. Skor kembali imbang, tetapi Ajax merespons sebelum turun minum.

Anton Gaaei mengembalikan keunggulan Ajax pada menit ke-39 melalui gol dari dalam kotak penalti. Ajax pun memasuki jeda dengan skor 2-1 sebelum tekanan Shelbourne meningkat pada babak kedua.

Gol Moore pada fase akhir pertandingan membuat skor menjadi 2-2. Paes tidak mampu menjaga keunggulan skor pada leg kedua, tetapi Ajax tetap lolos berkat selisih agregat.

Peran Paes dalam Kualifikasi

Maarten Paes masih mendapat peran besar dalam rangkaian kualifikasi Eropa Ajax. Penampilannya melawan Shelbourne merupakan bagian dari tiga laga kualifikasi yang telah dijalani sang kiper.

Sebelum menghadapi klub Irlandia tersebut, Paes bermain ketika Ajax meraih dua kemenangan 4-1 atas FK Vojvodina. Ia juga dipercaya saat Ajax mengalahkan Shelbourne 3-1 pada leg pertama.

Komposisi penjaga gawang Ajax berubah pada pekan perdana Eredivisie. Marc-Andre ter Stegen tampil ketika Ajax menang 2-0 atas PEC Zwolle.

Ter Stegen merupakan pemain pinjaman dari Barcelona, sedangkan Paes tetap memperoleh menit bermain selama pramusim dan kualifikasi. Kondisi itu membuat Paes masih menjadi opsi penting bagi Ajax, terutama dalam perjalanan Eropa.

Playoff Melawan Sion

Ajax selanjutnya bertemu Sion dari Swiss dalam babak playoff UEFA Conference League. Pertandingan itu akan menentukan apakah Ajax dapat menembus fase grup kompetisi tersebut.

Skuad asuhan Míchel Sanchez tidak diperkuat Steven Berghuis saat bertandang ke Dublin karena alasan pribadi. Mika Godts tetap ikut dalam rombongan meski Ajax disebut telah menolak tawaran klub lain untuk pemain muda itu.

Ajax juga membawa rekrutan musim panas seperti Julian Brandt dan Marc-Andre ter Stegen dalam perjalanan musim ini. Setelah melewati Shelbourne, mereka kini menghadapi Sion sebagai rintangan terakhir menuju fase grup.

Baca Juga