Sebanyak 12 wilayah masuk dalam peta kewaspadaan cuaca BMKG pada Senin (17/8). Tujuh daerah berpotensi hujan, sedangkan lima daerah lainnya diprakirakan menghadapi angin kencang.
Peta tersebut memperlihatkan kontras kondisi atmosfer dari Sumatera hingga Papua. Masyarakat di wilayah yang tercantum perlu memantau pembaruan Prakiraan Cuaca BMKG sesuai perkembangan kondisi setempat.
Daerah dengan Potensi Angin Kencang
Potensi angin kencang tercatat di Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Utara. BMKG meminta masyarakat di wilayah tersebut memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru.
Angin kencang menjadi perhatian tersendiri karena terjadi saat sejumlah daerah lain justru berpeluang diguyur hujan. Kondisi yang tidak merata ini berkaitan dengan pengaruh dinamika atmosfer yang berbeda antarwilayah.
Ringkasan Wilayah dalam Peta Cuaca
| Kelompok Cuaca | Wilayah |
|---|---|
| Hujan | Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat |
| Hujan | Kalimantan Barat, Kalimantan Utara |
| Hujan | Papua Tengah, Papua Pegunungan |
| Angin kencang | Maluku, Maluku Utara |
| Angin kencang | Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara |
Secara umum, BMKG memprakirakan curah hujan pada dasarian II Agustus hingga dasarian I September berada dalam kategori rendah sampai menengah. Rentang curah hujan yang diproyeksikan mencapai 0 hingga 150 milimeter per dasarian.
Potensi hujan secara umum masih terbatas untuk beberapa dasarian mendatang berdasarkan proyeksi tersebut. Namun, pembentukan awan tetap dapat meningkat ketika terdapat dukungan dinamika atmosfer regional dan lokal.
Aktivitas Madden-Julian Oscillation atau MJO diprediksi terjadi di sebagian besar Sumatera serta sebagian Kalimantan utara dan timur. Gelombang Kelvin juga diprakirakan aktif di sebagian besar wilayah Sumatera dan Kalimantan.
1. Aceh
Aceh menjadi salah satu wilayah dengan Potensi Hujan pada Senin (17/8). Aktivitas MJO yang diprediksi mencakup sebagian besar Sumatera menjadi salah satu faktor pendukungnya.
2. Sumatra Utara
Sumatra Utara turut tercatat dalam daftar daerah yang berpeluang mengalami hujan. Pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah Sumatera dapat didukung aktivitas MJO dan Gelombang Kelvin.
3. Sumatra Barat
Sumatra Barat juga perlu memperhatikan peluang hujan. Gelombang Kelvin diprakirakan aktif di sebagian besar wilayah Sumatera.
4. Kalimantan Barat
Kalimantan Barat masuk dalam daftar daerah berpotensi hujan. Gelombang Kelvin yang aktif di sebagian besar Kalimantan turut menjadi faktor yang diperhatikan.
5. Kalimantan Utara
Kalimantan Utara merupakan wilayah lain di Kalimantan yang diprakirakan berpeluang mengalami hujan. Aktivitas MJO dalam sepekan ke depan diprediksi mencakup sebagian wilayah Kalimantan bagian utara dan timur.
6. Papua Tengah
Papua Tengah masuk dalam daftar wilayah Papua dengan potensi hujan. Konvergensi angin dan labilitas atmosfer lokal dapat mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah ini.
7. Papua Pegunungan
Papua Pegunungan melengkapi tujuh daerah yang berpotensi mengalami hujan. BMKG menilai dukungan faktor atmosfer lain dapat meningkatkan aktivitas konvektif pada wilayah tertentu.
Menurut informasi BMKG yang dikutip CNN Indonesia, aktivitas MJO dan Gelombang Kelvin dapat meningkatkan aktivitas konvektif bila didukung konvergensi angin serta labilitas atmosfer lokal. Karena itu, warga di daerah berpotensi hujan maupun Angin Kencang perlu mengikuti perubahan informasi cuaca.






